Berita Palangkaraya

Wakil MUI Sempat Berdebat dengan Keluarga Terduga Teroris, Sebelum Dipindahkan ke Mabes Polri

Zainab Sempat Berdebat dengan Keluarga Terduga Teroris, Sebelum Dipindahkan ke Mabes Polri

Wakil MUI Sempat Berdebat dengan Keluarga Terduga Teroris, Sebelum Dipindahkan ke Mabes Polri
istimewa
Hj Zainab Hartati, Salah satu, tim pembina keluarga terduga teroris dari MUI Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 30 orang yang diamankan dalam penggerebekkan oleh Polda Kalteng di sebuah barak di Jalan Pinusraya III Palangkaraya dan sebuah hotel di Kabupaten Gunungmas, sudah dipindahkan ke Mabes Polri di Jakarta.

Kabarnya, pemindahan tersebut dilakukan Minggu (23/6/2019) naik KM Lawit lewat Pelabuhan Sampit, Kotawarngin Timur.

Ssebanyak 30 orang tersebut sebelumnya di bawa dari Palangkaraya ke Sampit menggunakan bus melalui jalur darat.

Kapal bertolak dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjungmas Semarang, tiba di Pelabuhan Tanjung Mas, pukul 14.40 WIB. 

Sosok Hantu Baru di Film Annabelle 3, Bukan Valak Tapi Sang Pengganggu dari Mitos Yunani Kuno

Putra Bupati Seruyan Zulkipli Haidir Ramaikan Bursa Calon Bupati Kotim 2020, Sang Ayah Mendukung

Zodiak Cinta Rabu 26 Juni 2019 : Pisces Tidak Tegas, Ujian Kesabaran Gemini, Tahan Dirimu Leo

Pakaian Dalam Bukti Selingkuh Hilda Vitria & Billy Syahputra Diungkap Kriss Hatta Sambil Menangis

Artis Lidya Pratiwi Segera Bebas dari Hukuman, Banyak Habiskan Waktu Beribadah

Gisel Pamer Kemesraan dengan Wijin, Postingan Mantan Gading Marten Disorot

Rombongan diangkut menggunakan bus Brimob mengarah ke Jakarta, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mabes Polri.

Saat ditanyakan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng, Kombes Pol Agung Prasetyoko, membenarkannya.

Sebelumnya, sebanyak 28 orang terdiri dari pria dewasa ,anak-anak, perempuan termasuk istri tersangka dua terduga teroris diberikan pembinaan oleh Dinsos, MUI Kalteng dan Kemensos di sebuah rumah singgah milik Dinsos Kalteng di Palangkaraya.

Salah seorang tim pembina dari MUI Kalteng, Hj Zainab Hartati, Selasa (25/6/2019) yang turut memberikan pencerahan terhadap terduga teroris mengakui tidak gampang memberikan pencerahan atau meluruskan pemikiran mereka, terutama selama dalam pembinaan di rumah singgah tersebut.

Hartati yang merupakan, Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga (PRK) MUI Kalteng, mengatakan, ada lebih dari sepuluh orang anak dan sejumlah wanita yang diberikan pembinaan.

"Ada yang menurut saja saat kami berikan pembinaan dan pelurusan soal pandangan Islam. Namun ada juga yang mengajak berdebat terutama yang wanita dewasa saat diberikan pencerahan atau pembinaan tentang Islam," ceritanya.

Perdebatan terjadi terutama saat memberikan pengertian tentang ajaran Islam terhadap wanita dewasa.

“Tapi kami sebagai petugas tidak terlalu memaksa, karena hanya berusaha meluruskan saja,” ujar Ketua Prodi Magister PAI Pascasarjana IAIN Palangkaraya ini.

Dikatakan Istri H Syamruri Yusuf, Wakil Ketua MUI Kalteng ini, saat berdebat dengan istri terduga teroris tersebut, dia menganggap sama saja berdebat dengan kalangan mahasiswanya di kampus.

"Terus terang ini pengalaman pertama saya dalam memberikan pencerahan kepada keluarga terduga teroris. Memang agak susah, untuk wanita dewasanya, karena mereka selama ini ternyata belajar Islam dari Youtube, dan tidak ada imam yang pasti, sehingga memang pemahamannya tidak sama dengan kita umat Islam kebanyakan dan mereka rata-rata lulusan SLTA," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved