Diduga Tidak Mau Bayar Teh Hangat Rp 1.000, Pria Ini Mengaku Aparat dan Mengamuk di Warung

Peristiwa ini terjadi karena diduga karena pria itu tak terima disuruh membayar segelas teh hangat yang diminumnya sehingga naik pitam.

Diduga Tidak Mau Bayar Teh Hangat Rp 1.000, Pria Ini Mengaku Aparat dan Mengamuk di Warung
Tangkapan layar Video Tribunwow dikutip dari video unggahan Facebook Bayu Darma
Diduga Tidak Mau Bayar Teh Hangat Rp 1.000, Pria Ini Mengaku Aparat dan Mengamuk di Warung 

TRIBUNKALTENG.COM - Seorang pria yang mengaku seorang aparat, mengamuk di sebuah warung makan.

Peristiwa ini terjadi karena diduga karena pria itu tak terima disuruh membayar segelas teh hangat yang diminumnya sehingga naik pitam.

Video pria mengamuk ini pun kemudian viral di media sosial.

Seperti yang dikutip dari artikel di Surya.co.id dari Tribun-Video.com yang berjudul "Viral di FB Pria Ngamuk Tak Mau Bayar Teh Hangat Harga Seribu", video kemarahan pria yang belum diketahui identitasnya itu banyak beredar di media sosial Facebook.

Dikutip dari kiriman akun Facebook Bayu Darma Wijaya ke Grup Pondok Gede, disebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi di sebuah warung makan nasi bebek di Bekasi Jawa Barat.

"Kronologi kejadian di warung nasi bebek di dekat pangkalan 45 (daerah asri), Bekasi. Emang di warung itu hanya disediain minuman air mineral gelas gratis. Yang jadi perkaranya Bapak ini tidak terima kalau teh hangat yang dia minum harus dibayar seharga Rp 1.000 dan akhirnya menimbulkan keributan, dengan mengaku kalau dia seorang Polisi," tulis Bayu Darma Wijaya, Minggu (23/6/2019).

Dalam video yang beredar,pria yang mengenakan kaos tanpa lengan tampak marah-marah sambil menunjuk seorang pedagang.

Viral pria ngamuk karena diminta membayar teh hangat seharga seribu rupiah (Facebook Bayu Darma Wijaya)

Dari percakapan yang ada dalam video tersebut, sang pria juga mengaku bahwa dirinya adalah seorang aparat.

"Besok kalau saya pakai pakaian dinas, aku usir kau ya," teriaknya sambil.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved