Jaringan Teroris Masuk Kalteng

Undang 2 Buron Teroris ke Kalteng, Polisi Dalami Keterlibatan Abu Naf di JAD

sehingga hasil Anev tersebut nantinya penyidik akan bisa menetapkan apakah perlu peningkatan status menjadi tersangka atau tidak.

Undang 2 Buron Teroris ke Kalteng, Polisi Dalami Keterlibatan Abu Naf di JAD
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Pol Agung Prasetyoko (kanan) pada Selasa (11/6/2019) saat menunjukkan foto dua tersangka yang diamankan dalam penggerebekkan di Palangkaraya, Senin (10/6/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penyidik kepolisian Polda Kalimantan Tengah hingga, Senin (24/6/2019) masih terus mendalami keterlibatan Ans alias Abu Naf asal Kalteng yang diduga merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Kalteng.

Keterangan, Kepala Bidang Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengungkapkan, keterlibatan Ans masih terus didalami oleh pihaknya, karena dua buronan teroris asal Aceh yang ditangkap di Palangkaraya sengaja diundang oleh Ans datang ke Kalteng.

"Keterlibatan Anshari masih terus kami dalami,dia masih dalam pemeriksaan oleh penyidik, apakah statusnya akan naik jadi tersangka atau tidak, masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Polda Kalteng," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya masih melakukan analisa dan evaluasi (Anev) terhadap beberapa orang termasuk Ans untuk melihat keterlibatannya dalam jaringan teroris, sehingga hasil Anev tersebut nantinya penyidik akan bisa menetapkan apakah perlu peningkatan status menjadi tersangka atau tidak.

Ramalan Cinta Hari Ini Menurut Zodiak Selasa 25 Juni 2019 Aries Jadi Dambaan, Kencan Romantis Gemini

Zodiak Selasa 25 Juni 2019, Ramalan Pisces dan Teman Dekat, Aquarius Malah Terengah-engah, Aries?

Polisi Lepas Empat Orang yang Sempat Diamankan Bersama Terduga Teroris di Kalteng

Liga 1 Indonesia - Kalah dari Kalteng Putra, Jacksen F Tiago Nyatakan Mundur dari Barito Putera

Prediksi Brazil Vs Argentina di Semifinal Copa America 2019, Berikut Jadwal Lengkap Laga dan Hasil

"Anev dilakukan untuk menentukan status mereka, setelah pengembangan kasus yang dilakukan oleh penyidik, untuk mencari bukti material permulaan yang cukup yang nantinya untuk melihat keterlibatan pelaku apakah bisa dijerat menggunakan undang-undang tindak pidana terorisme atau tidak," ujarnya.

Sementara, pihak Dinas Sosial bersama petugas Kementerian Sosial Jakarta juga terus melakukan asesmen terhadap sejumlah anak dan istri dua orang teroris yang sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik kepolisian Polda Kalteng.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah, H Anwar Isa, mengatakan, pihaknya telah menugaskan dua orang petugas MUI yang memberikan pembinaan terhadap istri dan anak-anak dua orang teroris dan memberikan pencerahan terhadap mereka yang terpapar ajaran atau faham teroris yang digerebek di Palangkaraya dan Kabupaten Gubungmas. (Tribunkalteng.com /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved