Kabar Kalsel

Pura-pura Ikut Berkabung ke Puskesmas, Pelaku Pembunuhan di Sungai Durian Diringkus

Mengaku sakit hati, Ismail alias Pak Anton (37) warga Perumahan Randi 1 Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru, nekat menghabisi rekann

Pura-pura Ikut Berkabung ke Puskesmas, Pelaku Pembunuhan di Sungai Durian Diringkus
Istimewa
Barang bukti yang diamankan yaitu 1 hem dengan motif list putih yang digunakan pelaku, satu lembar celana panjang kain warna cream, jaket warna hitam, sepasang sandal, dan senjata tajam jenis clurit lengkap dengan kumpang warna putih. 

TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU - Mengaku sakit hati, Ismail alias Pak Anton (37) warga Perumahan Randi 1 Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru, nekat menghabisi rekannya sendiri.

Namun perlu kejelian petugas untuk mengungkap pelaku pembunuhan yang menggegerkan warga itu.

Tak sampai 1 x 24 jam, pelaku pembunuhan di Jalan Main Road B/C 9 Divisi 1 PT Sawita Karya Manunggal Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru, itu diringkus jajaran buser dan polsek Sungai Durian.

Dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Kotabaru Iptu Imam Wahyu Pramono SIK, pelaku diringkus justru saat mendatangi korbannya di Puskesmas Sungai Durian.

Pelaku berpura-pura berkabung dengan mendatangi korban ke Puskesmas yang memang merupakan kenalannya itu.

Ramalan Cinta Hari Ini Menurut Zodiak Selasa 25 Juni 2019 Aries Jadi Dambaan, Kencan Romantis Gemini

Zodiak Selasa 25 Juni 2019, Ramalan Pisces dan Teman Dekat, Aquarius Malah Terengah-engah, Aries?

Prada DP Pembunuh Vera Oktaria Kasir Indomaret Ditangkap Denpom, Keluarga Minta Dihukum Berat

Dosen Penguji Skripsinya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Begini Perasaan Mahasiswi UI Khaira Abdillah

Heboh Uang Panaik Pernikahan Rp 500 Juta, Emas, Mobil, Kuda, Rumah hingga Tanah, Ternyata Anak . . .

Namun, identitas yang sudah dikantongi petugas tak bisa dikibuli.

Usai melihat korbannya di Desa Manunggal Lama tepatnya di Puskesmas Kecamatan Sungai Durian Kotabaru, polisi yang saat itu dipimpin Kasatreskrim Iptu Imam langsung menangkapnya, pada Senin (24/6/19) sekitar pukul 02.00 wita dinihari.

Pelaku sempat mengelak, namun dari barang bukti dan keterangan yang didapatkan pihak kepolisian membuat pelaku tak bisa berkutik.

Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek untuk diperiksa.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK MH, melalui Kasat Reskrimnya Iptu Imam Wahyu Pramono SIK, membenarkan penangkapan pelaku saat berada di puskesmas.

Dimana saat itu, pelaku berpura-pura menjenguk dan berduka dengan datang langsung ke Puskesmas.

Namun Polisi yang sudah mengantongi identitasnya pun langsung menangkap pelaku.

Setelah diintrogasi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.

Pelaku mengakui telah membunuh korban di pinggir jalan Sawitan tersebut.

Dia mengaku sakit hati sehingga muncul perasaan untuk membunuh korbannya.

Iptu Imam menyebutkan kepada Bpost, pelaku atas nama Ismail alias Pak Anton telah melakukan pembunuhan yang telah direncanakan 2 hari sebelum kejadian terhadap korban.

Pelaku menggunakan senjata tajam jenis Clurit dengan cara menebas leher dan kepala korban secara membabi buta.

"Motif pembunuhan karena sakit hati lantaran korban dinilai telah mengguna-gunai, membuat sakit anggota keluarganya. Korban dianggap mengirim penyakit dengan ilmu hitam yang dimiliki oleh korban, " katanya.

Dugaan itu membuat pelaku geram karena keluarganya dianggap pernah disantet.

Sebab itu, pelaku sakit hati dan berencana ingin balas dendam dengan membunuh korban hingga akhirnya mendapatkan momen untuk membunuh.

Sementara itu, barang bukti yang diamankan yaitu 1 hem dengan motif list putih yang digunakan pelaku, satu lembar celana panjang kain warna cream, jaket warna hitam, sepasang sandal, dan senjata tajam jenis clurit lengkap dengan kumpang warna putih.

"Kini pelaku masih diperiksa lebih lanjut dan akan diproses sesuai undang-undang yang berlaku," tutupnya.

Sekedar diketahui, peristiwa pembunuhan itu diketahui terjadi pada Minggu (23/6/19) kemarin dan ditemukan warga sekitar pukul 12.30 wita.

(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved