Kabar Dunia

Obat Ajaib 'Kartu Sakti' dari Indonesia Bikin Heboh Thailand, Ternyata Ada Kandungan Zat Radioaktif

Diduga berasal dari Indonesia, sebuah obat yang bernama 'Kartu Sakti' yang beredar di Thailand, menghebohkan warga setempat.

Obat Ajaib 'Kartu Sakti' dari Indonesia Bikin Heboh Thailand, Ternyata Ada Kandungan Zat Radioaktif
The Thaiger
Kartu Sakti diduga asal Indonesia beredar di |Thailand. Diklaim sebagai obat berbagai penyakit namun ternyata mengandung zat radioaktif berbahaya 

TRIBUNKALTENG.COM, BANGKOK - Diduga berasal dari Indonesia, sebuah obat yang bernama 'Kartu Sakti' yang beredar di Thailand, menghebohkan warga setempat.

Apalagi "kartu energi ajaib" yang bernama Kartu Sakti itu disebut-sebut bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Kartu ajaib tersebut diduga berasal dari Indonesia karena mereknya menggunakan Bahasa Indonesia,

Namanya Kartu Sakti dengan tambahan keterangan 'Kesehatan Bahan Bakar Listrik'.

Cara penggunaaan kartu yang bisa menghilangkan rasa sakit itu juga sangat sederhana, hanya mencelupkan ke dalam air dan kemudian diminum.

Lebih Simpel dan Bisa Dimasukkan ke Dompet, Kemenag Luncurkan Kartu Nikah

Jadi Tersangka, Ini Transkip Ceramah Ustadz Rahmat Baeq Soal Petugas KPPS Meninggal Diracun

Momen Pertama Kali Ikut Salat Jamaah, Ini Kata Deddy Corbuzier Soal Nama Baru Setelah Jadi Mualaf

Namun, Kantor Atom untuk Perdamaian Thailand memperingatkan bahwa kartu tersebut memiliki zat radioaktif yang memiliki radiasi yang sangat tinggi.

Kantor Atom untuk Perdamaian Thailand di distrik Chatuchak, Bangkok, Thailand, didirikan pada tahun 1961 sebagai Kantor Energi Atom untuk Perdamaian.

 

OAP berfungsi sebagai otoritas utama untuk penelitian nuklir di Thailand, mempekerjakan sekitar 400 orang.

Dilansir TribunBatam.id dari The Nationb, Jumat (21/6/2019), tes pada kartu sampel yang dilakukan oleh lembaga negara, menemukan radiasi 40 microsieverts per jam, atau 350 kali lebih tinggi dari paparan maksimum untuk manusia dalam setahun.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved