Sains

Ular Raksasa Telan Buaya, Kejadian Dramatis Terekam Kamera!

Makan atau dimakan. Hukum ini berlaku di kehidupan liar. Hewan yang kuat akan memangsa yang lemah.

FACEBOOK/Martin Muller/GG Wildlife Rescue Inc
Ular makan buaya di Queensland Australia 

TRIBUNKALTENG.COM - Makan atau dimakan. Hukum ini berlaku di kehidupan liar. Hewan yang kuat akan memangsa yang lemah.

Namun sebagai predator, buaya merupakan hewan yang berada di rantai makanan teratas.

Tapi cerita akan menjadi lain, ketika sang predator bertemu dengan ular raksasa.

Martin Muller secara tidak sengaja  mendapati pemandangan menakjubkan itu ketika sedang bermain kayaking di rawa-rawa Gunung Isa, Queensland, Australia.

Bukannya ketakutan melihat seekor ular raksasa bergulat dengan buaya, dia malah mengambil foto-fotonya yang kemudian dibagikan di akun Facebook GG Wildlife Rescue Inc.

Zodiak Besok Sabtu 22 Juni 2019, Ramalan Pertikaian Taurus, Masalah Kecil Gemini, Hari Giat Cancer

Buaya 5 Meter Masuk Kampung, Diduga Kelaparan

Barcelona Terkendala, Real Madrid Tawar Neymar 2 Triliun Plus Pemain Bintang Los Blancos

Apa Kabar Jessica Kumala Wongso? Pengacaranya Ungkap Kondisi Menyedihkan Setelah 3 Tahun Dipenjara

Berkat foto-foto Muller inilah, kita akhirnya bisa melihat penampakan langka seekor ular raksasa menelan buaya.

Dilansir dari IFLScience, Rabu (19/6/2019); ular raksasa itu adalah seekor sanca olive (Liasis olivaceus).

Sebagai ular kedua terbesar di Australia setelah sanca permata, hewan ini bisa tumbuh hingga mencapai panjang empat meter.

Dengan ukurannya yang besar itu, sanca olive memang diketahui bisa memakan reptil raksasa,seperti biawak dan buaya, meski mayoritas dietnya terdiri dari burung, kelelawar dan tikus.

Akan tetapi, mangsa yang ditargetnya dalam foto ini juga tidak main-main.Buaya Johnstone (Crocodylus Johnstoni) rata-rata memiliki panjang 1,5 meter.

Reptil ini juga dilengkapi gigi tajam yang jika menggigit manusia, bisa menyebabkan luka serius yang butuh waktu berbulan-bulan untuk disembuhkan.

Namun, sanca olive memiliki metode khusus yang membuatnya bisa menelan mangsa sebesar ini bulat-bulat.

Ia memiliki dua rahang bawah yang bisa bergerak bebas untuk menyediakan ruang bagi mangsa yang besar.

Ketika mangsa sudah berada di dalam rahang, ular ini kemudian akan melakukan gerakan “pterygoid walk”, di mana ular “menjalankan” kepalanya untuk melahap mangsa.

x

Setelah sepenuhnya tertelan, proses yang paling melelahkan pun dimulai.

Untuk mangsa sebesar buaya ini, ular mungkin butuh waktu beberapa bulan untuk mencerna seluruh tulang, daging dan organnya.

Sementara itu, sisik dan gigi buaya yang mengandung keratin dan enamel akan dikeluarkan melalui kotoran.

Sumber: Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved