Berita Palangkaraya

Banyak Bandsaw Kembali Beroperasi, Wagub Kalteng Habib Ismail Minta Awasi Praktik Pembalakan Liar

Banyak Bandsaw Kembali Beroperasi, Wagub Kalteng Minta Pengawasan Praktik Pembalakan Liar

Banyak Bandsaw Kembali Beroperasi, Wagub Kalteng Habib Ismail Minta Awasi Praktik Pembalakan Liar
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Bansaw atau tempat penggeregajian kayu mulai marak beroprasi di DAS Kahayan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pengawasan praktik pembalakan liar dilakukan Pemprov Kalimantan Tengah sejak beberapa tahun terakhir, sehingga aksi pembalakan liar tidak lagi terdengar.

Namun, semua pihak diminta waspada, karena bisa saja praktik tersebut masih ada tetapi masih terselubung, karena dilakukan diam-diam.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail, saat kegiatan Halal Bihalal digelar oleh Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Kalimantan Tengah, Rabu (19/6/2019) mengingatkan agar jalur sungai dan jalur darat tetap dilakukan pengawasan untuk pengangkutan kayu.

Apalagi saat ini, sejumlah bandsaw atau tempat penggergajian kayu, terutama di bantaran sungai mulai banyak beroperasi.

Sangat rawan terjadi praktek illegal logging atau pembalakan liar dengan kayu diangkut melalui jalur sungai maupun jalur darat. 

Rahasia Epy Kusnandar Sembuh dari Kanker Otak Seperti Agung Hercules, Kang Mus Ada Ramuan Khusus

Banjir Dukungan ke Deddy Corbuzier Setelah Jadi Mualaf, Sule Hingga Lucinta Luna, Kalina Ocktaranny?

Zodiak Besok Sabtu 22 Juni 2019, Ramalan Pertikaian Taurus, Masalah Kecil Gemini, Hari Giat Cancer

Terciduk Polisi Saat Jadi Pocong, Bocah Kelas 6 SD Ini Malah Ketemu Sule & Andre di TV

Heboh Seserahan Pernikahan Fortuner di Pati, Tak Disangka Kini Mobilnya Ditahan Polisi

"Pengawasan jangan kendor, semua pihak bisa melakukan pengawasan sehingga jika menemukan kejanggalan di jalur sungai dan jalur darat dalam pengangkutan kayu bisa saja kemudian masyarakat aktif dalam memberikan informasi kepada petugas dugaan kayu hasil praktek ilegal logging tersebut," ujar Habib Ismail.

Orang nomor dua di Kalteng ini,mengharapkan kepada pengusaha perkayuan di Kalteng untuk menghindari praktek illegal logging, terutama bandsaw yang mulai marak beroperasi di bantaran sungai.

Diimbau agar bermitra dengan perusahaan HPH yang resmi jika ingin mendapatkan kayu legal.

Sementara itu, pantauan di sejumlah daerah aliran sungai di Kalteng terutama di DAS Kahayan maupun DAS Katingan, hingga Jumat (21/6//2019) mulai marak beroperasi bandsaw atau tempat pengolahan kayu.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved