Kabar Kalimantan

Detik-detik KM Bukit Siguntang Nyaris Tabrak Pulau, Bawa 3.274 Penumpang

Sebuah kapal milk PT Pelni, KM Bukit Siguntang, nyaris menabrak sebuah pulau kecil yakni Pulau Tukung yang berada di dekat Pelabuhan Semayang, Balikpa

Detik-detik KM Bukit Siguntang Nyaris Tabrak Pulau, Bawa 3.274 Penumpang
via Tribunkaltim.co
KM Bukit Sigutang 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Sebuah kapal milk PT Pelni, KM Bukit Siguntang, nyaris menabrak sebuah pulau kecil yakni Pulau Tukung yang berada di dekat Pelabuhan Semayang, Balikpapan pada Rabu (19/6/2019) sekitar jam 09.00 Wita.

Tidak aa korban dalam kejadian, Namun kepanikan penumpang sempat terekam dalam sebuah video amatir yang yang merekam kejadian, beredar.

Kepala Pelni Cabang Balikpapan Yohannes Banne menjelaskan, kronologis proses kapal tersebut keluar dari pelabuhan Semayang, yaitu saat kapal hendak keluar dari pelabuhan.

Ramalan Zodiak Cinta Jumat 21 Juni 2019: Leo Temukan Tambatan Hati, Libra Bertengkar dengan Pasangan

40 Kapal Terbakar di Pelabuhan Benoa, Sampai Siang Api Masih Berkobar

Pelaku Siaran Langsung Adegan Ranjang Pingsan Berkali-kali, Ungkap Cerita Sebenarnya

Beredar Info Pendaftaran CPNS 2019 di Kemenag di Blog dan Facebook, Ternyata Begini Faktanya

Sekitar 40 meter saat nakhoda ingin memutar lurus kemudi untuk keluar dari pelabuhan, tiba-tiba kapal terbawa arus hingga masuk mendekati Pulau Tukung itu.

"Jadi terbawa arus itu kapal sehingga pantat kapal hampir mendekat Pulau Tukung itu," ungkap Kepala Pelni Cabang Balikpapan Yohannes Banne, Rabu (19/6/2019).

Kepala Pelni Cabang Balikpapan Yohannes Banne menjelaskan, pada saat itu angin dan arus memang sedang kencang-kencangnya, sehingga kapal pun bisa terbawa arus dan nyaris menabrak pulau kecil tersebut.

Saat ditanya apakah ada indikasi kelebihan muatan atau kelalaian nahkoda kapal, Kepala Pelni Cabang Balikpapan Yohannes Banne dengan tegas membantah adanya kelebihan muatan.

Pasalnya, jumlah penumpang yang diangkut tersebut masih sesuai dengan kapasitas penumpang, yakni 3.274 penumpang yang terdiri dari 1.682 penumpang lanjutan dari Nunukan.

Sedangkan 1.592 penumpang yang naik dari Balikpapan, sementara kapasitas maksimal penumpang yakni 3.325 penumpang.

"Gak ada over kapasitas kita, muatannya aja gak melebihi batas maksimal. Kapal itu tujuannya mau ke pare-pare, Sulsel," terangnya.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved