Kabar Barito Utara

Keracunan Nasi Kotak, 27 Jemaat Gereja Paroki Barut Sempat Dirawat di Puskesmas Butong

Dalam kegiatan tersebut, pihak gereja sempat memesan makanan berupa nasi kotak sebanyak 103 di seorang petani setempat bernama Jasilan (57) di Teweh S

Keracunan Nasi Kotak, 27 Jemaat Gereja Paroki Barut Sempat Dirawat di Puskesmas Butong
Istimewa/Polres Barut
Korban keracunan saat dirawat di Puskesmas Butong Barito utara, petugas siap siaga melayani jika pasien keracunan masih asa yang ingin diberikan pertolongan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 27 orang jemaat Gereja Paroki St. Monfort Pir Butong di Desa Bukit Sawit, Jumat (14/6/2019) pukul 18.00 wib masuk puskesmas Pir Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Barito Utara (Barut) karena keracunan setelah makan nasi kotak saat acara kebaktian.

Dalam kegiatan tersebut, pihak gereja sempat memesan makanan berupa nasi kotak sebanyak 103 di seorang petani setempat bernama Jasilan (57) di Teweh Selatan.

Semua yang hadir saat itu, menyantap nasi kotak dan beberapa jemaat yang makan lima jam kemudian mengeluhkan sakit perut.

Bahkan, sebanyak 27 orang jemaat yang mengeluhkan sakit perut, mual-mual, serta kepala pusing dan ada yang hingga terus muntah-muntah sehigga dilarikan ke puskesmar Pir Butong untuk mendapatkan penanganan segera yang diduga keracunan makanan nasi kotak.

17 Warga Keracunan Makanan Seusai Pesta Tanglong, Begini Kondisi Mereka

Aria Permana Harus Dioperasi Lagi karena Kulitnya Bergelambir, Orang Tuanya Tak Tega

Aura Kasih Pamerkan Foto Bayinya, Putri Mungil Eryck Amaral Masih di Ruang Inkubator

Kapolres Barito Utara AKBP Dostam Matheus Suregar, Senin (17/6/2019) membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, sebanyak 27 orang jemaat yang mengalami muntah tersebut sempat dilarikan ke pusekesmas untuk mendapatkan penanganan oleh petugas medis.

"Sebanyak, 27 orang yang keracunan telah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas UPTD Pir Butong di Desa Bukit Sawit, tidak ada pasien / korban yang dirujuk ke RSUD Muara Teweh, karena setelah diberikan obat oleh dokter Puskesmas, pasien korban keracunan diperbolehkan pulang," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres mengatakan, dalam mengantisipasi jika masih akan ada pasien lain yang masuk Puskesmas atau RS setempat, sudah disiagakan petugas kesehatan dan dokter dan petugas kesehatan dan dokter tetap siaga penanganan korban keracunan yang kemungkinan masih ada.

"Pemilik catering yang diduga menyediakan makanan saat acara tersebut telah diamankan di Polsek Bukit Sawit untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan dan sementara ulkorban yang sudah di tangani dan yang sudah di beri obat berangsur-angsur sudah mulai membaik," ujarnya. (Tribunkalteng.com /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved