Kabar Dunia

Tak Gentar Terus Mendapat Tekanan, Media China: Amerika Memilih Lawan yang Salah di Waktu yang Salah

Tekanan dari negara adidaya Amerika Serikat, tak membuat China gentar. Bahkan Cina menilai Amerika sudah salah menjadikan Cina sebagai lawan.

Tak Gentar Terus Mendapat Tekanan, Media China: Amerika Memilih Lawan yang Salah di Waktu yang Salah
MSNBC
Presiden Donald Trump didampingi sejumlah stafnya di Gedung Putih, Washington DC, AS 

TRIBUNKALTENG.COM - Tekanan dari negara adidaya Amerika Serikat, tak membuat China gentar. Bahkan Cina menilai Amerika sudah salah menjadikan Cina sebagai lawan.

Media pemerintah China menyatakan, Amerika Serikat ( AS) sudah membuat kesalahan dengan menjadikan mereka sebagai lawan ketika terus menekan mereka.

Di halaman depan, People's Daily yang menjadi corong Partai Komunis China menuduh AS hanya terlalu fokus kepada keinginan mempertahankan hegemoni daripada mencapai pertumbuhan.

"Beberapa orang di AS berpikir bahwa era baru yang dicapai oleh China bakal menjadi akhir bagi mereka," ungkap ulasan itu seperti dikutip SCMP Jumat (14/6/2019).

Ramalan Zodiak Minggu 16 Juni 2019: Virgo Berbaik Hati, Gemini Hadapi Konflik, Taurus Antusias

China Kembangkan Radar Super Canggih Lacak Teknologi Siluman, Jarak 1.000 Km Sudah Terpantau

Zodiak Cinta Sabtu 15 Juni 2019, Asmara Baru Aries, Taurus Fokus Perbedaan, Cancer Kurang Hasrat

Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syawal 1440 H, Ini Jadwal dan Bacaan Niatnya

"Beberapa orang dengan bodoh menekan negara seperti China. Mereka melakukan kalkulasi bodoh dan memilih lawan yang salah di waktu yang salah juga" lanjut media itu.

Artikel itu muncul setelah Washington bakal menghadapi konsekuensi serius jika PresidenXi Jinping tidak bertemu dengan Presiden Donald Trump di KTT G20 akhir Juni ini.

Kepala Penasihat Ekonomi AS Larry Kudlow berkata memang tidak rencana untuk pertemuan itu.

Namun menyiratkan Trump bakal marah jika merasa diacuhkan.

"Presiden saya sudah menyiratkan keinginan untuk duduk dan bertemu," kata Kudlow.

"Dia juga menyiratkan jika tidak ada pertemuan, maka bakal ada konsekuensinya," lanjutnya.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved