Kriminalitas Kapuas

Penganiayaaan di Kapuas Hulu: Baru Saja Menghindar, Sabetan Mandau Pelaku Robek Pipi Korban

Penganiayaaan di Kapuas: Baru Saja Menghindar, Sabetan Mandau Pelaku Robek Pipi Korban

Penganiayaaan di Kapuas Hulu: Baru Saja Menghindar, Sabetan Mandau Pelaku Robek Pipi Korban
Polsek Kapuas Hulu
Pelaku, korban dan barang bukti penganiayaan Camp PT Susantri Permai, Desa Tumbang Puruh, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimanten Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Penganiayaan terjadi di Camp PT Susantri Permai, Desa Tumbang Puruh, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Selasa (11/6/2019) malam lalu.

Korbannya Erson (45) tinggal di Camp SP 2 Divisi I Blok D Nomor 5. Ia dianiaya oleh rekannya, Raten (54) yang diketahui satu lingkup pekerjaan dan juga tinggal di kawasan Camp SP 2 Divisi I Blok D.

Entah apa pemicunya, pelaku melukai korbannya dengan parang, hingga diketahui sabetan parang, melukai pipi sebelah kiri Erson.

Korban setelah kejadian langsung mendapat perawatan medis.

Sementara tak lama setelah melakukan tindak penganiayaan, pelaku bisa langsung diamankan oleh security setempat dan pihak kepolisian.

Ditemukan Bayi Laki-laki di Dekat Kantor Disperindag Murungraya, 2 Pekan 3 Bayi Dibuang di Kalteng

Zodiak Cinta Minggu 16 Juni 2019, Kejutan Virgo, Pisces Dipermainkan, Aquarius Hubungan Rumit

Perut Puput Kekasih Ahok (BTP) Jadi Sorotan Saat Liburan Bareng di Norwegia, Rumors Hamil Merebak

Kotoran Telinga Hitam atau Basah Tunjukan Sehat atau Tidak, Simak 8 Warna Kotoran Telinga Berikut

Lima Universitas Ini Buka Program Studi ‘Youtuber’ dan ‘Gamer’, Ada Dua Kampus Terbaik di Indonesia

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kapolsek Kapuas Hulu Ipda Bimasa Zebua dikonfirmasi, Sabtu (15/6/2019) membenarkan pelaku penganiayaan tersebut telah diamankan di Polsek Kapuas Hulu.

"Tindak penganiayaan terjadi di Camp SP 2 Divisi I Blok D Nomor 5 Desa Tumbang Puroh Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas," jelas Kapolsek.

Pihak kepolisian pun masih mendalami motif tindak penganiayaan tersebut.

Namun hasil penyidikan sementara, kejadian berawal dari pelaku yang marah-marah kepada korban di kawasan camp.

Namun saat itu korban menghindar atau menjauh dan keluar mess lewat pintu belakang untuk meminta bantu security.

Halaman
12
Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved