Kabar Dunia

53 Anak di India Meninggal Akibat Wabah Penyakit Serang Otak, Diduga Akibat Leci Beracun

Serangan penyakit misterius yang menyerang otak, membuat risau warga di India. Apalagi akibat serangan itu, sudah cukup banyak kematian terhadap anak-

53 Anak di India Meninggal Akibat Wabah Penyakit Serang Otak, Diduga Akibat Leci Beracun
net
ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM -  Serangan penyakit misterius yang menyerang otak, membuat risau warga di India. Apalagi akibat serangan itu, sudah cukup banyak kematian terhadap anak-anak di negara itu.

Melansir Grid.ID yang mengutip dari Dailymail, setidaknya 53 anak telah meninggal di India Utara dalam kurun waktu 10 hari terakhir.

Diduga penyakit yang menyerang otak ini dipicu oleh racun yang terdapat pada buah leci.

Penyakit yang menyerang otak ini sangat mematikan dan diyakini berkaitan dengan zat beracun yang ditemukan dalam buah leci, kata para pejabat kesehatan setempat.

Kematian pada anak-anak itu dilaporkan berasal dari dua rumah sakit di distrik Muzaffarpur, negara bagian Bihar, bagian timur negara itu yang terkenal dengan kebun leci yang subur.

Zodiak Cinta Hari Jumat 14 Juni 2019: Ramalan Gemini Hindari Debat, Pisces Terima Kekurangan,Taurus?

Prada DP Pembunuh Vera Oktaria Kasir Indomaret Ditangkap Denpom, Keluarga Minta Dihukum Berat

Menikah dengan Usia Terpaut 17 Tahun, Intip Rumah Ajun Perwira dan Janda Kaya Beranak 3

Anak-anak tersebut awalnya menunjukkan gejala Sindrom Ensefalitis Akut (AES), kata pejabat kesehatan senior Ashok Kumar Singh.

Dia juga menambahkan sebagian besar dari mereka mendadak kehilangan glukosa dalam darah mereka.

"Departemen kesehatan telah mengeluarkan himbauan bagi orang-orang untuk merawat anak-anak mereka selama musim panas ketika suhu siang hari di atas 40 derajat Celcius (104 Fahrenheit)," ucap Singh.

Saat ini sedikitnya 40 anak telah mengeluh gejala yang sama dan sedang dirawat di unit perawatan intensif.

Kepala petugas medis dari Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Medis Sri Krishna, SP Singh menyampaikan pihaknya kini sedang berusaha untuk menyelamatkan anak-anak itu.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved