Densus 88 Gerebek Barak di Palangkaraya

Penangkapan 33 orang Terkait JAD di Kalteng, Dijanjikan Pekerjaan dan Rencana Pelatihan

Dalam pengungkapan kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) asal Aceh di Palangkaraya dan Kabupaten Gunungmas tersebut, polisi tidak men

Penangkapan 33 orang Terkait JAD di Kalteng, Dijanjikan Pekerjaan dan Rencana Pelatihan
humas polda kalteng
Polisi dan Densus 88 saat menggerebek bedakan atau rumah kost di Palangkaraya, Kalteng, Senin (11/6/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 33 orang yang ditangkap karena diduga sebagai jaringan teroris dari Aceh dan Sulawesi ke Kalimantan Tengah, ternyata karena ada yang menjanjikan mereka untuk mendapatkan pekerjaan.

Sebanyak 15 orang yang terlibat terorisme, antara lain ditangkap di sebuah barak tujuh pintu di Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Palangkaraya, Senin (10/6/2019) dan sebanyak 18 orang lainnya ditangkap di Kabupaten Gunungmas.

Dalam pengungkapan kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) asal Aceh di Palangkaraya dan Kabupaten Gunungmas tersebut, polisi tidak mendapatkan perlawanan berarti, sehingga saat dibekuk mereka menyerah begitu saja kepada polisi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng, Kombes Pol Agung Prasetyoko, dalam ekspos kasus tersebut, Selasa (11/6/2019) di ruang Loby Malpolda Kalteng mengatakan, jaringan teroris yang masuk ke Kalteng tersebut, karena ada yang menjanjikan pekerjan menambang emas di Gunungmas.

Zodiak Percintaan Rabu 12 Juni 2019, Pasangan Taurus Takjub, Rasa Frustasi Leo, Gairah Sagitarius

Polda Kalteng Tetapkan Dua Orang Jadi Tersangka dari Penggerebekan Kelompok JAD di Palangkaraya

China Kembangkan Radar Super Canggih Lacak Teknologi Siluman, Jarak 1.000 Km Sudah Terpantau

"Ya, mereka datang ke Kalteng karena dijanjikan pekerjaan menambang emas di Gunungmas dan ingin membabat kayu di kawasan tambang emas tersebut. Mereka juga merencanakan akan melakukan pelatihan di Kalteng serta mengumpulkan logistik sebelum bertemu kelompoknya di Jakarta, mendatang," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya terus mendalami kelompok tersebut orang-orang yang mendatangkan teroris yang menjanjikan kawanan teroris jaringan JAD ini hingga berdatangan ke Kalteng yang rencananya akan dijadikan sebagai wadah pengasingan untuk pelatihan dan pengumpulan logistik. (Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved