Densus 88 Gerebek Barak di Palangkaraya

Polisi Bersenjata Laras Panjang Kepung Barak di Jalan Pinus Permai III Palangkaraya

Belum ada kepastian apakah kawanan yang diciduk adalah kawanan terduga teroris. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian.

Polisi Bersenjata Laras Panjang Kepung Barak di Jalan Pinus Permai III Palangkaraya
Tribunkalteng.com/faturahman
Dalam proses penggerebekkan tersebut, wartawan dibatasi untuk ambil video fan gambar, dengan jarak sekitar 20 meter, sehingga memang agak sulit untuk mendapatkan gambar aktifitas dalam barak apalagi malam hari. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA  - Sebuah bedakan di Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (10/6) malam jadi perhatian warga.

Warga berdatangan ke lokasi tersebut setelah mendengar ada penangkapan sejumlah terduga teroris. Kabar yang beredar penangkapan dilakukan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri.

Mereka didukung personel Brimob dan Ditreskrimum Polda Kalteng serta anggota Polres Palangkaraya.

Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penggerebekan pada Senin sore. Selain menciduk sejumlah orang, polisi terlihat membawa sejumlah barang dari dalam bedakan bernomor 44 A tersebut.

Ada Buku Tentang ISIS & Semacam Serbuk dari Kelompok JAD di Kalteng, Jihandak Lakukan Pengujian

Total 33 Orang Kelompok JAD Diamankan Polisi, Anak Hingga Dewasa, ke Kalteng Ingin Tenangkan Diri

Zodiak Percintaan Rabu 12 Juni 2019, Pasangan Taurus Takjub, Rasa Frustasi Leo, Gairah Sagitarius

Penggerebekan Sebuah Barak di Palangkaraya, Terungkap Logat Bicara Bukan Orang Kalteng

Heboh Foto Komedian Doyok Hidup Mewah di Amerika Serikat, Anaknya Ungkap Fakta Ini

Inilah Sosok Sofyan Jacob, Mantan Kapolda Metro Jaya yang Jadi Tersangka Dugaan Makar

Belum ada kepastian apakah kawanan yang diciduk adalah kawanan terduga teroris. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalteng, Kombes Pol Agung Prarsetyoko, saat dikonfirmasi, tidak memberikan komentar sedikit pun.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, para penghuni bedakan itu baru beberapa pekan terakhir tinggal di permukiman tersebut. Oleh karena itu warga tak begitu mengenal mereka.

“Memang selama sekitar tiga minggu ini mereka menyewa dua kamar di bedakan itu. Tapi kami belum begitu kenal mereka,” ujar Haswansah, warga setempat.

Namun yang jelas penggerebekan pada Senin sekitar pukul 16.00 WIB itu membuat warga geger. Sejumlah polisi berseragam dan bersenjata laras panjang tiba-tiba datang dan mengepung bedakan.

Mereka juga mengenakan penutup wajah. Polisi selanjutnya melakukan penyerbuan.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved