Densus 88 Gerebek Barak di Palangkaraya

Penggerebekan Sebuah Barak di Palangkaraya, Terungkap Logat Bicara Bukan Orang Kalteng

penggerebekkan dilakukan mulai sore sekitar pukul 17.00 wib,hingga malam hari, dan pihaknya juga tidak mengerti kesalahan dari pendatang tersebut, seh

Penggerebekan Sebuah Barak di Palangkaraya, Terungkap Logat Bicara Bukan Orang Kalteng
Tribunkaltng.com/faturahman
Polisi saat mengamankan lokasi tempat penggerebekkan sebuah barak di Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Palangkaraya, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penggerebekkan sebuah barak atau kos di Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung , Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (10/6/2019) masih menjadi tanda tanya kalangan masyarakat.

Beberapa warga setempat, yang sempat berdialog dengan penghuni barak memastikan bahwa dua keluarga yang menghuni barak tersebut bukan orang asli Kalimantan Tengah, karena logat bicara adalah logat orang luar Kalteng.

"Yang pasti mereka bukan orang Kalteng, karena logatnya tidak sama dengan kita, mereka adalah pendatang. Saya menduga, dari gaya bicaranya seperti dari Sulawesi, mereka baru dua mingguan tinggal di barak itu. Selama ini, kurang bergaul dengan kami, mungkin karena baru," ujar Yati, salah satu warga yang dekat dengan barak tersebut.

Lebih jauh dia mengatakan, penggerebekkan dilakukan mulai sore sekitar pukul 17.00 wib,hingga malam hari, dan pihaknya juga tidak mengerti kesalahan dari pendatang tersebut, sehingga digerebek puluhan polisi bersenjata.

Densus 88 dan Polisi Amankan Dua Keluarga dalam Penggerebekkan di Sebuah Barak Palangkaraya

Heboh Foto Komedian Doyok Hidup Mewah di Amerika Serikat, Anaknya Ungkap Fakta Ini

Dia mengaku, sempat kaget ketika melihat banyak polisi ramai-ramai mendatangi rumah kos disebelah tempatnya tersebut. Penggerebekkan tersebut layaknya, menangkap kelompok jaringan terlarang." Ada yang bilang penggerebekan terduga teroris,"ujarnya

Dikatakan, dia sempat melihat polisi sempat mengamankan sekitar delapan orang yang tinggal di kamar nomor 5 dan 6, diantaranya 4 orang anak usia dini, 2 orang perempuan dan 2 orang laki-laki yang langsung digelandang ke dalam mobil polisi. (Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved