Sempat Dibantarkan karena BAB Berdarah, Romahurmuziy Kembali ke Rutan KPK

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy kini kembali ke rumah tahanan (rutan) KPK.

Sempat Dibantarkan karena  BAB Berdarah, Romahurmuziy Kembali ke Rutan KPK
(ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARS)
Ketum PPP Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). Ketum PPP Romahurmuziy bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kakanwil Kemenang Jawa Timur Haris Hasanuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy kini kembali ke rumah tahanan (rutan) KPK.

Itu setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mencabut masa pembantaran terhadap Romahurmuziy yang sebelumnya dibantarkan karena masalah kesehatan.

"Pembantaran RMY (Romahurmuziy) dicabut dan kembali ke rutan kemarin sore setelah sebelumnya pihak dokter RS Polri menyatakan yang bersangkutan tidak dilakukan rawat inap," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (10/6/2019).

Febri menjelaskan, usai pencabutan masa pembantaran tersebut, KPK akan menahan Rommy selama 16 hari ke depan.

Heboh Foto Komedian Doyok Hidup Mewah di Amerika Serikat, Anaknya Ungkap Fakta Ini

Romahurmuziy Kembali Dibawa ke Rutan KPK, Begini Kondisinya Pasca Dibantarkan di RS Polri

Dijamin Dua Anggota DPR, Alasan Polisi Belum Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana

Jelang Laga Kalteng Putra vs Barito Putera, Pertarungan Bakal Digelar di Stadion Ini

"Masa penahanan ini masih dalam rentang perpanjangan penanahanan 40 hari yang telah dilakukan sebelumnya. Selama masa pembantaran, masa penahanan tidak dihitung," ucap dia.

Seperti diketahui, sejak Januari hingga Juni 2019, Rommy sudah tiga kali dibantarkan atau menjalani penundaan penahanan sementara. Pembantaran dilakukan terkait dengan masalah kesehatan.

Rommy sempat disebut menderita BAB berdarah, dan juga sakit ginjal. Oleh karena itu, ia sempat dibantarkan selama sebulan, yaitu pada tanggal 3 April-3 Mei. Kemudian Rommy menjalani pembantaran keduanya pada 14 Mei - 15 Mei.

Adapun Rommy ditahan KPK terkait suap kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

Dalam perkara pokok suap jual beli jabatan ini, KPK sudah menetapkan tiga tersangka. Yaitu, bekas Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hassanuddin. Dan juga, Kepala Kantor Kemenag Gresik, Jawa Timur, Muhammad Muafaq Wirahadi.

Romahurmuziy diduga menerima uang suap sebanyak Rp 250 juta dari Haris, dan Rp 50 juta dari Muafaq, untuk meloloskan keduanya, dalam proses seleksi terbuka pejabat. (Penulis : Christoforus Ristianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Cabut Masa Pembantaran, Rommy Kembali ke Rutan KPK"

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved