Kabar Dunia

Lakukan Hubungan Terlarang dengan 25 Siswi SMP, Pengusaha Muda Asal China Ini Dihukum Mati

Pengusaha di China itu telah dieksekusi mati setelah terbukti bersalah memperkosa 25 gadis dalam dua tahun terakhir.

Lakukan Hubungan Terlarang dengan 25 Siswi SMP, Pengusaha Muda Asal China Ini Dihukum Mati
The Clinical Advisor
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, CHINA - Dinyatakan terbukti melakukan pelcehan seksual terhadap lebih dari 25 siswi SMP, seorang pengusaha di China dan mucikarinya dihukum mati.

Diketahui, seorang pengusaha merudapaksa puluhan gadis usia 14 tahun selama dua tahun lamanya.

Dilansir Surya.co.id, kasus seorang pengusaha berhubungan intim dengan 25 siswi SMP terjadi di China.

Sang pengusaha dieksekusi mati karena berdasarkan hukum di China.

Vonis mati juga dijatuhkan pada seorang mucikari yang memasok gadis-gadis muda itu pada sang pengusaha.

Pengusaha di China itu telah dieksekusi mati setelah terbukti bersalah memperkosa 25 gadis dalam dua tahun terakhir.

VIDEO: Penangkapan Eks Anggota TNI AD yang Menculik dan Perkosa 6 Siswi SD, Kerahkan Anjing Pelacak

Curi Avanza, Pria Ini Dikejar dan Ditembaki, Berhenti Setelah Kehabisan Bensin

Resmi Gabung ke Real Madrid, Segini Nilai Transfer Eden Hazard dari Chelsea

Eksekusi terhadap Zhao Zhiyong merupakan perkembangan terbaru dalam kasus yang melibatkan lebih dari 30 korban yang berusia muda di empat SMP Weishi County.

Diwartakan South China Morning Post Rabu (5/6/2019), terdapat 14 bocah yang berusia di bawah 14 tahun yang menjadi korban dari pengusaha berusia 49 tahun itu.

Pemberitahuan bahwa eksekusi telah dilaksanakan kepada mantan chairman Tianyuan Flour Products di Weishi County telah dipajang di Pengadilan Menengah Rakyat Kaifeng.

Dalam persidangan, diketahui bahwa Zhao telah memaksa seorang perempuan dewasa bernama Li Na untuk menyediakan bocah kepadanya antara Juni 2015 hingga Januari 2017.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved