Buton Siaga I, Dua Orang Meninggal Dunia dan 8 Luka-luka, Ini Pemicu Bentrok Antar Warga

Apalagi pada kerusuhan kedua, dua orang meninggal dunia. Kini polisi menetapkan siaga I untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan lanjutan.

Buton Siaga I, Dua Orang Meninggal Dunia dan 8 Luka-luka, Ini Pemicu Bentrok Antar Warga
Kompas.com/Defriatno Neke
Sekitar 56 rumah warga Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, dibakar sekelompok pemuda dari desa tetangganya, Desa Sampuabalo, Rabu (5/6/2019) sore. Belum diketahui penyebab pasti pemicu pertikaian yang melibatkan antar kelompok pemuda Desa Gunung Jaya dengan pemuda Desa Sampuabalo 

TRIBUNKALTENG.COM - Peningkatan keamanan dilakukan aparat kepolisian pasca terjadinya kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Apalagi pada kerusuhan kedua, dua orang meninggal dunia. Kini polisi menetapkan siaga I untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan lanjutan.

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) meningkatkan status keamanan di wilayah itu menjadi siaga I, pascakerusuhan warga di dua desa di Kabupaten Buton.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt mengatakan, penetapan status siaga I ini untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dan juga mengantisipasi terjadinya konflik sosial yang dikhawatirkan akan timbul di wilayah itu.

Bentrok Kelompok Pemuda Bersenjata Tajam di Buton, 56 Rumah Dibakar

Pria Ternyata Punya Jam Biologis Reproduksi, Ini Waktu Terbaik untuk Punya Anak

7 Wakil Indonesia Hari Ini Tampil di Australian Open 2019, Laga Berat Mengadang

“Terhitung sejak hari ini dinyatakan siaga I. Ini atas perintah Bapak Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sultra Kombes Pol Yosranto Yudha Hermawan,” kata Harry saat dikonfirmasi, Kamis (6/6/2019) malam.

Lanjut Harry, seluruh personel kepolisian baik dari Polda, Polres, Polsek dan Pospol yang ada di Sultra ikut disiagakan.

Guna menjaga situasi keamanan di dua desa yang bertikai, 317 personel gabungan dari Polda Sultra, Polres Baubau dan Buton diturunkan ke lokasi.

Sebelumnya, kerusuhan di dua desa di Kabupaten Buton itu telah mengakibatkan dua orang  meninggal dan delapan orang luka luka.

Selain itu, 87 rumah terbakar, serta 700 orang warga Desa Gunung Jaya mengungsi ke tiga desa yaitu Desa Laburunci, Kelurahan Kombeli, dan Desa Lapodi.

Gara-gara Gas Motor

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved