Kabar Dunia

Tewas Akibat Serangan Pasukan Keamanan, 40 Mayat Korban Kekerasan Diambil dari Sungai Nil

Setidaknya 40 jenazah ditemukan di Sungai Nil yang berada di Khartoum, Sudan akibat tindakan kekerasan terhadap aksi demonstrasi pro-demokrasi.

Tewas Akibat Serangan Pasukan Keamanan, 40 Mayat Korban Kekerasan Diambil dari Sungai Nil
AFP/the independent
Korban Pasukan Keamanan, 40 Mayat Korban Kekerasan Diambil dari Sungai Nil 

"Situasinya sangat sulit. Sebagian besar rumah sakit telah merawat lebih banyak korban di luar kemampuan mereka," kata seorang dokter kepada AFP.

"Ada kekurangan staf medis, kekurangan darah, dan sulit melakukan operasi karena hanya dapat dilakukan di rumah sakit tertentu," ucapnya.

"Masih ada korban terluka dalam kondisi serius. Saya perkirakan jumlah kematian akan meningkat," imbuhnya.

Dalam perayaan Idul Fitri, keamanan dikerahkan untuk mengamankan situasi.

Sementara para jemaah berdoa bagi para martir.

Seperti diketahui, demonstran telah menduduki alun-alun di depan markas militer sejak 7 April, beberapa hari sebelum Presiden Omar al-Bashir digulingkan setelah 30 tahun berkuasa.

Perwakilan mereka telah bernegosiasi dengan TMC, dan menyetujui masa transisi selama tiga tahun.

Setelah itu, pemilihan umum akan digelar.

Namun pada Senin lalu, pasukan bersenjata mengusir para demonstran dan menembaki mereka yang tidak bersenjata. 

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Krisis Sudan, Puluhan Mayat Demonstran Bergelimpangan di Sungai Nil"

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved