Breaking News:

Jemaah Hawariun Ansarullah Rayakan Idulfitri, Khotbah Idul Fitri Berbahasa Ibrani

Dalam khotbah Idul Fitri yang mengggunakan bahasa Ibrani, pimpinan jemaah menekankan perlunya penyerahan diri kepada Tuhan.

KOMPAS.com / ABDUL HAQ
Jemaah Hawariun Ansarullah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tengah menggelar ibadah idil fitri. Selasa, (4/6/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM,  GOWA -  Jemaah Hawariun Ansarullah yang bermukim di hamparan persawahan Borongborong, Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (4/6/2019), menggelar shalat Idul Fitri. 

Penetapan 1 Syawal dilakukan berdasarkan perhitungan bulan atau dengan metode hisab.

"Penetapan 1 Syawal ini berdasarkan pemantauan bulan dan hitungan di mana dalam hitungan kami jatuh pada hari ini," kata Sultan Daeng Lotteng, pimpinan jemaah Hawariun Ansarullah. 

Dalam khotbah Idul Fitri yang mengggunakan bahasa Ibrani, pimpinan jemaah menekankan perlunya penyerahan diri kepada Tuhan.

"Bahasa yang kami gunakan adalah bahasa Ibrani namun bukan bahasa Ibrani sebagaimana yang dituturkan oleh umat Nabi Isa, melainkan bahasa yang baru" kata Sultan Daeng Lotteng.

Warga Cangkring Tapin Geger Perkelahian Berujung Maut, Korban Tewas di RSUD Datu Sanggul

Terungkap Pelaku Bom Bunuh Diri di Kartasura, Temannya Sebut Gemar Tonton Video Perang Suriah

Klik di Sini, Gambar dan Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri 1440 H Berikut Paling Cocok di Sosmed

Dari pantauan Kompas.com, jemaah Hawariun Ansarullah merupakan jemaah yang berprofesi sebagai petani. Jubah hitam dan rambut panjang menjadi ciri khas kaum pria dan dalam kesehariannya mereka menggunakan bahasa yang mereka klaim adalah bahasa Ibrani.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jemaah Hawariun Ansarullah Rayakan Idul Fitri, Gelar Shalat Id hingga Khotbah Berbahasa Ibrani"

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved