Ramadhan 2019

Muhasabah Diri Sambil Menanti Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan 1440 H

Namun di 10 terakhir Ramadhan, ada satu malam yang paling dinantikan oleh umat Islam. Yaitu lailatul qadar yang nilai pahala beribadah di malam ini sa

Muhasabah Diri Sambil Menanti Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan 1440 H
tribunnews.com

TRIBUNKALTENG.COM - Hari ini, Rabu (298/5/2019) atau hari ke-24 Ramadhan (KBBI: Ramadan). Itu berarti, tinggal beberapa hari lagi bulan penuh rahmat ini berakhir.

Namun di 10 terakhir Ramadhan, ada satu malam yang paling dinantikan oleh umat Islam. Yaitu lailatul qadar yang nilai pahala beribadah di malam ini sama dengan 1.000 bulan.

Rasulullah SAW terjaga dari tidurnya ketika diberitahu kedatangan Abdurrahman bin 'Auf untuk bertamu. Rupanya Rasulullah sempat terlelap sejenak saat istirahat menjelang Ashar itu.

Di pipi Rasulullah terlihat guratan bekas berbaring di anyaman pelepah kurma. Melihat itu Abdurrahman segera menawarkan untuk membawakan permadani sebagai pengganti alas.

Zodiak Cinta Kamis 30 Mei 2019, Pisces Anggap Angin Lalu, Aquarius Semangat Kencan, Gosip Aries

Dini Hari Esok, Final Liga Europa Musim Ini, Chelsea Vs Arsenal Disiarkan Langsung RCTI

Bandara Sanggu Bakal Bisa Didarati Pesawat ATR, Warga Buntok Tak Perlu Lagi Lewat Syamsudin Noor

Adegan Raffi Ahmad dan Zaskia Gotik Ini Dinilai Tak Pantas, MUI: Setop Tayangan Pesbukers Ramadhan!

"Apakah aku bawakan hambal (permadani) untukmu, ya Rasulullah?" tawarnya.

Rasulullah menolak. "Tidak usah ya Abdurrahman. Bagiku di dunia ini hanyalah bagaikan seorang musafir yang istirahat sejenak di bawah kerindangan pohon, lalu ia akan melanjutkan perjalanannya kembali."

Dipaparkan Ustadz Muhlidi Sulaiman dari Banjarmasin, sepuluh hari terakhir Ramadhan sambil menanti Lailatul Qadar adalah saat yang tepat untuk muhasabah diri (introspeksi diri).

x
Ustadz Muhlidi Sulaiman (Istimewa)

"Siapa diri kita sesungguhnya? Dari mana berasal? Sedang apa kita di dunia? Mau ke mana arah kita tuju?" ujarnya.

Apakah kita ini pencipta atau kita ini mahluk yang diciptakan? Apakah kita kuat atau hanya mahluk yang lemah?

Apakah kita kaya atau fakir di hadapan Allah? Apakah kita tahu banyak hal dan berilmu ataukah kita jahil?

Dulu diri kita tak ada apa-apanya, sampai akhirnya ada. Mulai dari ruh yang ditiupkan ke rahim ibunda. Hingga menjadi janin dan manusia setelah sembilan bulan sepuluh hari dalam kandungan.

Dibesarkan ibunda, dinafkahi ayahanda. Hingga kemudian menjadi dewasa, menjadi tua dan menjadi mayat yang dimakamkan. Suatu hal pasti atas setiap mahluk yang bernyawa.

"Maka, manfaatkan usia kita untuk tetap rajin beribadah. Mumpung masih ada waktu, sempatkan meraih pahala di hari-hari terakhir Ramadhan ini," pesannya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved