Kabar Murungraya

Suami Istri Tewas dengan Luka Tusuk di Kebun Karet, Begini Kesaksian Anak Korban

Keduanya meregang nyawa karena luka tusuk senjata tajam yang diduga dilakukan oleh Barson, seorang yang masih orang dekat korban

Suami Istri Tewas dengan Luka Tusuk di Kebun Karet, Begini Kesaksian Anak Korban
Istimewa/Polres Murungraya
Ukusnadi (38) dan Astumi Giat (35) ditemukan tewas dibunuh Barson 

TRIBUNKALTENG.COM, PURUKCAHU - Ukusnadi (38) dan ibunya Astumi Giat (35), pasangan suami istri warga Kabupaten Kurungraya, Kamis (23/5/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, tewas bersimbah darah di Kebun Karet Kelurahan Saripoi RT 3 Kecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murungraya, Kalimantan Tengah.

Keduanya meregang nyawa karena luka tusuk senjata tajam yang diduga dilakukan oleh Barson, seorang yang masih memiliki hubungan kerabat. Pelaku sendiri saat ini sudah diamankan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Belum diketahui persis motif dari peristiwa perkelahian yang berujung dengan pembunuhan tersebut. Sementara diduga, pelaku sakit hati sejak lama terhadap pemilik lahan kebun karet, sehingga saat ada kesempatan, pelaku nekat menghabisi pasangan suami istri tersebut di kebun karet milik korban.

Putra korban, Anja Lesmana yang menjadi saksi penyidik polisi Polres Murungraya dalam kejadian pembunuhan yang dilakukan tersangka Barson tersebut, menjelaskan, dia kaget melihat kedua orang tuanya, Ukusnadi (38) dan ibunya Astumi Giat (35) tewas mengenaskan di kebun karet.

Diikat Pakai Tali Tambang, Istri Ketua KPU di Jawa Barat Disekap Dua Orang Tak Dikenal

Api Diduga Berasal dari Belakang, Pos Polisi di Solo Terbakar

Ada Luka di Bagian Tubuh Korban, Pedagang Sayur Keliling di Purukcahu Ini Diduga Tewas Dirampok

Diungkapkannya, Kamis (23/5/2019) dia bersama pelaku Barson berangkat dari rumah di Desa Karali menuju pondok orang tuanya di kebun karet di RT.3 Kelurahan Saripoi.

Setelah sampai, Barson sempat ngobrol dengan korban Astumi Giat, tidak tahu atau apa materi yang dibicarakan saat itu.

Kemudian, Astumi Giat berangkat menyadap karet, tidak lama kemudian Barson menyusul Korban Astumi Giat ke kebun dengan alasan ada yang mau disampaikan Astumi Giat Tapi tak lama kemudian Barson kembali lagi ke pondok dan saat itu Anja kaget melihat kelakuan Barson yang tampak marah kepadanya, sehingga terjadi perkelahian.

Saat itu, Barson sudah mau menusukkan pisau kearah bagian dadanya, melihat hal itu, Anja segera membawa keluar kedua adiknya dari dalam pondok dan lari menuju Pondok Santoso dan menceritakan kejadian tersebut.

Anja bersama Santoso menuju ke Desa Karali menceritakan kejadian tersebut, kepada warga desa, kemudian keduanya kembali ke kebun untuk mencari orang tuanya, yang saat itu pergi ke kebun untuk menyadap karet.

Saat dipinggir jalan dekat kebun Anja melihat pelaku Barson duduk dipinggir jalan dalam keadaan sudah terluka dan dibagian leher dan berlumuran darah, diduga akibat terjadi perkelahian.

Anja dan Santoso, membiarkan Barson dipinggiran jalan, mereka tetap mencari korban Ukusnadi (38) dan Astumi Giat (35) di kebun karet. Dia kaget menemukan ibunya dalam posisi telungkup di tanah dengan luka dibagian leher dan sudah meninggal dunia.

Tidak hanya sampai disitu saja, dengan dibantu warga ,mereka juga menemukan Ukusnadi ayahnya yang ternyata juga sudah meninggal dengan bekas luka tidak jauh dari posisi ibunya yang tewas mengenaskan.

Kapolres Murungraya, AKBP Esa Estu Utama, mengatakan, pihaknya hingga, Jumat (24/5/2019) masih memproses kasus tersebut untuk mengungkap motif hingga pelaku yang tak lain juga adalah orang dekat korban hingga nekat melakukan pembunuhan terhadap kedua pasutri tersebut.

"Kami masih mendalami kasus ini,"ujarnya. (Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved