Kantor Polsek Tambelangan Dibakar, Polda Jatim Kirim 300 Personel Keamanan ke Sampang Madura

Penambahan pasukan pengamanan dilakukan Polda Jatim setelah adanya insiden Kantor Polsek Tambelangan, Sampang, Madura, dibakar, Rabu (22/5/2019)

Kantor Polsek Tambelangan Dibakar, Polda Jatim Kirim 300 Personel Keamanan ke Sampang Madura
ISTIMEWA/ TribunMadura.com
ilustrasi - BREAKING NEWS - Polsek Tambelangan Sampang Madura Dibakar Ratusan Massa Hingga Rata Dengan Tanah. 

TRIBUNKALTENG.COM, SURABAYA - Penambahan pasukan pengamanan dilakukan Polda Jatim setelah adanya insiden Kantor Polsek Tambelangan, Sampang, Madura, dibakar, Rabu (22/5/2019) kemarin.

Sekitar 300 personel tambahan dikirim ke Kantor Polsek Tambelangan.

Pasukan terdiri dari dua kompi Brigadir Mobil (Brimob) dan satu kompi Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara).

"Pasukan itu kami bagi dari Polres Pamekasan, mereka akan standby di sana," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Ramalan Zodiak Harian Jumat 24 Mei 2019, Pisces Diapresiasi, Sensitifnya Capricorn & Sukses Aquarius

Massa Bakar Mapolsek Tambelangan Sampang Madura, Bangunan Rata dengan Tanah

Pernah Mimpi Menikah dengan Mantan atau Sahabat? Bisa Jadi Kalian Punya Kesamaan Ini

Mobil Ambulance Gerindra Berisi Batu Diamankan saat Aksi 22 Mei, Begini Komentar Fadli Zon

Kombes Pol Frans Barung Mangera menyebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meski bangunan Kantor Polsek Tambelangan rata dengan tanah.

"Tidak ada korban jiwa. Hingga saat ini kondisinya sudah aman di sana," ungkap dia.

Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bertolak ke Sampang Madura, pagi tadi.

Rombongan akan bertolak ke Sampang Madura menaiki helipkopter dari Mapolda Jatim sekitar pukul 09.00 WIB.

Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, rombongan Kapolda Jatim datang ke Sampang Madura untuk meninjau langsung lokasi insiden dan meminta keterangan pada tokoh masyarakat setempat.

"Semoga kami menemukan titik terang, ini bukan negara barbar, ini negara hukum," harapnya.

Kombes Pol Frans Barung Mangera mengaku, tak habis pikir mengapa polisi yang menjadi sasaran amukan massa yang berjumlah sekitar 200 orang tersebut.

"Kami heran kenapa kok polisi sasarannya, masih kami selidiki. 200 orang kok bisa datang membakar polsek," ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Polda Jatim Tambah 300 Personel Keamanan setelah Adanya Insiden Kantor Polsek Tambelangan Dibakar

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved