Kabar Kapuas

Cegah Kenaikan Harga Tak Terkendali, TPID Kabupaten Kapuas Bakal Gelar Pasar Penyeimbang

Selain kebutuhan bahan pokok meningkat, terbatasnya pasokan menjadi salah satu pemicu inflasi yang jika tidak dikendalikan dapat memberatkan masyaraka

Cegah Kenaikan Harga Tak Terkendali, TPID Kabupaten Kapuas Bakal Gelar Pasar Penyeimbang
tribunkalteng/fadly SR
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas H Masrani saat memimpin rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas, Senin (20/5/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Upaya mengantisipasi terjadinya inflasi menjelang Hari Raya Idultifri 2019, menjadi perhatian Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Selain kebutuhan bahan pokok meningkat, terbatasnya pasokan menjadi salah satu pemicu inflasi yang jika tidak dikendalikan dapat memberatkan masyarakat.

Kondisi ini pula yang dibahas dalam rapat TPID yang terdiri dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas, Dinas Perindagkop dan umkm, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Kominfo, Dinas PUPRPKP dan Badan Urusan Logistik (Bulog) wilayah I Kabupaten Kapuas serta Sekretariat Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Senin (20/5/2019).

Masing-masing instansi melaporkan kesiapannya mengantisipasi inflasi.

Ramalan Zodiak Hari Selasa 21 Mei 2019: Pisces Banyak Tegang, Gemini Butuh Orang, Kacau Sagitarius

Palangkaraya dan Sampit Alami Inflasi Tertinggi Keenam Nasional, Ini yang Mempengaruhinya

Jelang Idulfitri 2019, Harga Tiket Kapal Mudik Banjarmasin-Surabaya Mulai Naik

Enam Rumah di Bangkuang Buntok Terbakar, Begii Kondisi Para Korban

Kesimpulannya, perlu dibuka Pasar Penyeimbang sebagai bahan informasi kepada masyarakat terkait harga pokok yang beredar.

"Adanya antisipasi Pasar Penyeimbang sebagai upaya untuk menyeimbangkan harga-harga bahan pokok yang mengalami kenaikan," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas H Masrani selaku pemimpin rapat.

Dia menyatakan, diadakannya Pasar Penyeimbang sebagai solusi agar tidak melonjaknya harga barang-barang pokok terkait menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Kepada dinas-dinas terkait diminta untuk terus melakukan razia pasar dan memberikan informasi pasar kepada masyarakat sehingga harga-harga bahan pokok di pasar tidak mengalami kenaikan yang signifikan dan masyarakat lebih mengetahui informasi ketersediaan pangan yang tersedia di pasar.

Sebelumnya Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) telah melakukan pengawasan barang beredar (bahan makanan) di beberapa lokasi di Kota Kuala Kapuas.

Dilaksanakan secara gabungan yang melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palangka Raya, Polres Kapuas, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Kecamatan Selat, Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas.

Kepala Disdagperinkop dan UKM Kabupaten Kapuas, H Suparman menerangkan dilaksanakannya razia pasar sebagai antisipasi kenaikan harga bahan-bahan pokok. Dia Juga menjelaskan untuk sekarang belum ada kenaikan harga barang yang signifikan di lokasi pasar Kabupaten Kapuas.

Perwakilan Dinas pertanian melaporkan untuk stok beras dilokasi masih cukup tersedia tergantung permintaan konsumen dan berharap dengan adanya pasar penyeimbang dapat menaikkan pendapatan petani lokal.

Sementara itu, Plt Kadiskominfo Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat menyampaikan terkait adanya kegiatan pasar penyeimbang, Dinas Kominfo Kapuas siap mensosialisasikan informasi terkait pasar penyeimbang melalui media cetak, online, radio maupun video tron milik Pemerintah Kabupaten Kapuas.

"Sehingga masyarakat tahu mengenai kegiatan tersebut dan berharap kepada OPD terkait untuk memberikan data-data terkait ketersediaan bahan pangan," jelasnya. (Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved