Kalteng Kita

Soal Ajakan 'People Power', Begini Seruan Ketua PW NU Kalteng

Rencana aksi people power yang akan dilakukan oleh kubu Capres Prabowo untuk memprotes berbagai permasalahan dalam pemilu yang lalu, di

Soal Ajakan 'People Power', Begini Seruan Ketua PW NU Kalteng
tribunkalteng.com/faturahman
Ketua PWNU Kalteng H Wahyudi F Dirun. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Adanya rencana melakukan aksi gerakan massa people power terkait hasil pemilu presiden dan wakil presiden serta Pemilu Legislatif mendapat tanggapan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Tengah, H Wahyudi F Dirun.

Rencana aksi people power yang akan dilakukan oleh kubu Capres Prabowo untuk memprotes berbagai permasalahan dalam pemilu yang lalu, dinilainya sebagai tindakan yang inkonstitusional atau tidak sesuai dengan undang-undang.

Menurut dia, cara melakukan people power yang akan dilakukan oleh kubu Capres Prabowo tersebut dinilainya sebagai tindakan yang sangat rawan untuk stabilitas keamanan sehingga dia mengimbau kepada warga Nahdiyin di Kalteng agar tidak terpancing dengan isu tersebut.

"Mari kita bisa menerima apapun nantinya hasil pemilu dalam rapat pleno KPU RI yang akan dilakukan tanggal 22 Mei 2019 mendatang, kita kembali bersama-sama membangun negara ini dengan aturan yang telah ditetapkan berdasarkan konstitusi," ujarnya.

Zodiak Jumat 17 Mei 2019, Ramalan Aquarius Butuh Tenang, Pisces Nyaris Menyerah & Bukan Hari Taurus

Terungkap Pemutilasi Wanita di Malang, Dipotong-potong Pakai Gunting Taman Setelah 3 Hari Meninggal

Ramalan Zodiak Jumat 17 Mei 2019: Capricorn Belum Saatnya Ganti Pekerjaan, Taurus Kehilangan Muka

Tren Pakaian Paling Dicari Secara Online di Bulan Ramadhan 1440 H: Gamis dan Baju Nissa Sabyan!

Wahyudi juga menyarankan, jika ada terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pileg yang lalu , sudah ada aturannya , yang merasa di rugikan bisa melakukan gugatan ke lembaga terkait dalam penyelenggaraan pemilu seperti Bawaslu.

Sementara itu, pantauan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Kamis (16/5/2019) masih kondusif. Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kantor Bawaslu Kalimantan Tengah, dijaga sejumlah polisi lengkap dengan peralatan dan mobil Anti huruhara untuk antispasi keadaan.

(Tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved