Kabar Dunia

5 Warga Singapura Terpaksa Dikarantina, 23 Orang Diidentifikasi Kontak dengan Pasien 'Monkeypox'

Berdasarkan investigasi Depkes dan penelusuran sejauh ini, 23 orang telah diidentifikasi melakukan kontak dengan pasien, di mana lima diantaranya adal

5 Warga Singapura Terpaksa Dikarantina, 23 Orang Diidentifikasi Kontak dengan Pasien 'Monkeypox'
www.who.int
Monkey pox atau cacar monyet. Lima warga Singapura masuk dalam daftar orang-orang yang dikarantina, setelah melakukan kontak dengan pasien pertama Monkeypox di negara itu. 

Penularan dari manusia ke manusia dimungkinkan terjadi melalui kontak dengan orang yang terinfeksi atau dengan benda yang baru-baru ini terkontaminasi oleh cairan tubuh mereka yang terinfeksi.

Gejalanya meliputi demam, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening dan kedinginan.

Terkait pasien pertama Monkeypox di Singapura, ia awalnya mengalami gejala pada 30 April lalu.

Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tan Tock Seng menggunakan ambulans pada 7 Mei lalu dan dinyatakan positif mengidap virus pada hari berikutnya.

"Kasus pasien satu ini dianggap sebagai kasus suspect Monkeypox karena ia menunjukkan gejala yang sangat mengarah pada Monkeypox,".

Ia memiliki riwayat perjalanan yang relevan dan melaporkan diri bahwa telah mengkonsumsi daging hewan liar.

Di luar Afrika, infeksi Monkeypox hanya dilaporkan terjadi di Amerika Serikat (AS), Inggris dan Israel, seperti yang disampaikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Cermati Gejala dan Penularannya

Penyakit monkeypox atau cacar monyet telah terkonfirmasi menyebar di wilayah Singapura pada 8 Mei 2019 lalu.

Penyakit monkeypox atau cacar monyet ini pertama diketahui setelah Pemerintah Singapura menemukan seorang warga yang positif mengidap penyakit tersebut.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved