Kajian Islam

Kajian Ramadhan 1440 H/2019, 9 Hal yang Membatalkan Puasa, Dendanya Berat!

Itu berarti, tidak hanya makan dan minum yang harus ditinggalkan, tetapi juga ada sejumlah hal yang tidak diperbolehkan untuk dilakukan karena dapat m

TRIBUNKALTENG.COM - Puasa atau shaum adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim.

Itu berarti, tidak hanya makan dan minum yang harus ditinggalkan, tetapi juga ada sejumlah hal yang tidak diperbolehkan untuk dilakukan karena dapat membatalkannnya.

Setidaknya, ada 9 hal yang disebutkan dapat membatalkan puasa seorang muslim. Sebagian ada yang terjadi pada perempuan sehingga tidak bisa dihindari, tetapi ada juga bagi laki-laki dan perempuan.

Jadwal Imsakiyah & Buka Puasa 2 Ramadhan 1440 H/Selasa 7 Mei 2019 Palangkaraya, Jakarta, Kota Lain

Ramalan Zodiak Harian Selasa 7 Mei 2019, Kerumitan Aries & Kebingungan Capricorn, Sulitnya Pisces

Cara dan Niat Sholat Tarawih, Sholat Witir Bulan Puasa Ramadhan 1440 Hijriyah atau Ramadan 2019

Arsenal Vs Brighton Seri di Liga Inggris, The Gunners Butuh Keajaiban ke Zona Liga Champions

Hasil Liga Italia - AS Roma, Torino, dan Lazio, Pesaing Atalanta ke Zona Liga Champions

Disalin dari laman Nu.or.id melalui artikel berjudul 'Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa' , berikut  beberapa hal yang membatalkan puasa Ramadhan 1440 H atau 2019, sebagaimana yang harus dihindari dalam rukun puasa adalah:

1. Memasukkan suatu benda secara sengaja ke dalam lubang tubuh

Sesuatu yang membatalkan puasa adalah makan, minum dan segala sesuatu yang masuk melalu lubang pada anggota tubuh yang berkesinambungan (mutasil) sampai lambung, dan memasukannya dengan unsur sengaja.

Artinya apabila perbuatan tersebut dilakukan tanpa kesengajaan atau lupa, maka tidak membatalkan puasa.

"...makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam... (QS al-Baqarah, 2: 187)

Sedangkan dalil yang menjelaskan makan dan minum karena ketidaksengajaan (lupa) itu tidak membatalkan puasa:

"Siapa yang lupa keadaannya sedang berpuasa, kemudian ia makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah-lah yang memberikan makanan dan minuman itu”. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 1797 dan Muslim: 1952)

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved