Kabar Kalsel

Identitas Wanita Muda di RS Sari Mulia Masih Misterius, Dokter Sebut Mulut dan Hidung Berbusa

Identitas mayat wanita muda yang sempat ďilarikan ke RS Sari Mulia Banjarmasin karena tak sadarkan diri, masih misterius.

Identitas Wanita Muda di RS Sari Mulia Masih Misterius, Dokter Sebut Mulut dan Hidung Berbusa
Istimewa
Wanita Muda Tanpa Identitas Kritis di THM Kemudian Meninggal di RS Sari Mulya Banjarmasin 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Identitas mayat wanita muda yang sempat ďilarikan ke RS Sari Mulia Banjarmasin karena tak sadarkan diri, masih misterius.

Pihak rumah sakit swasta ini juga belum bisa memastikan penyebab kematian wanita muda itu karena saat diperiksa kondisinya diketahui telah meninggal dunia.

“Saya dipanggil oleh perawat, kemudian saya menuju pasien. Saya lakukan pemeriksaan dan saya nyatakan korban sudah meninggal,” ucap Dr Ali Akbar didampingi pihak konsoltan hukum RS Sari Mulia Banjarmasin dari Borneo Law Farm dan Wadir Bidang Keuangan, Umum dan SDM RS Sari Mulia Hariyadi Widodo.

Pada Sabtu (4/5/2019) dinihari, seorang perempuan tanpa identitas diantar ke Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin oleh seorang lelaki.

Awal Puasa 1 Ramadhan 1440 H: NU, Muhammadiyah & Pemerintah Mungkin Sama 6 Mei 2019 Menurut LAPAN

Ramalan Zodiak Harian Minggu 5 Mei 2019, Lagi Pisces Bimbang, Aries Tak Diakui dan Kesuksesan Gemini

Hal itu disampaikan oleh Dokter Ali Akbar yang dinihari itu bertugas di RS Jalan Pangeran Antasari tersebut.

Saat menggelar jumpa pers dengan awak media di ruang konsultasi hukum RS Sari Mulia Banjarmasin, Sabtu (4/5/2019) siang, Dr Ali Akbar menerangkan, satu lelaki meletakan pasien di kasur pemeriksaan. Kemudian pulang. Setelah itu, datang dua orang lelaki yang menyusul pasien tersebut.

Ditanya apakah korban, yakni perempuan yang belum diketahui identitasnya itu overdosis atau tidak sebagaimana yang beredar di media sosial, Dr Ali Akbar mengklarifikasi hal tersebut.

Avengers : Endgame Pecahkan Rekor Twitter, Capai 50 Juta Cuitan

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Tuduhan Kartel, PT AHM Didenda Rp 22,5 Miliar

5 Orang Diamankan KPK, Pintu Pengadikan Negeri Balikpapan Digembok dari Dalam

“Jadi saya klarifikasi, saya tidak menyatakan kalau dia overdosis atau tidak, karena itu diperlukan outupsi untuk memastikan penyebab kematiannya,” jelas Dr Ali Akbar.

Ia pun menerangkan, kondisi korban saat ia tangani. Sebutnya, mulut dan hidung korban mengeluarkan busa. Kemudian tangan dan kaki sudha dalam kondisi dingin.

Tak ada denyut nadi ataupun nafas. Berdasarkan itulah, sang dokter menyatakan pasien meninggal dunia.

Dinihari itu ujar Dr Ali Akbar, pernyataan meninggal dunia ia sampaikan di depan perawat dan dau orang pendamping korban. Lantas, pascamenangani, ia meminta perawat membersihkan jenazah perempuan tersebut.

Akan tetapi, didapati, setelah penanganan kedua pendamping korban tidak ada. Saat datang ke RS pun sebutnya tidak ada identitas korban.

Hingga saat ini korban perempuan itu masih di kamar mayar RS Sari Mulia. Dari foro beredar, perempuan itu berambut hitam dan mengenakan tangtop berwarna hitam. Serta berwajah bulat.

Pihak rumah sakit pun nampaknya masih menunggu keluarga korban tersebut. Namun diterangkan oleh Konsultan Hukum RS Sari Mulia dari Borneo Law Farm, Muhammad Fazri, sempat ada orang yang memang mengaku sebagai keluarga korban dan meninggalkan nomor handphone.

“Jadi korban memang tidak ada identitas dan kami sempat kebingungan. Namun untuk penyelidikan kami serahkan kepada pihak kepolisian,” jelas Fazri. Ia pun menyampaikan pihak RS tentu akan mengikuti prosedur yang berlangsung serta berharap ketika penyerahan jenazah akan disaksikan oleh pihak keluarga dan kepolisian. (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved