Kapal Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi Milik TNI AL, Netizen Vietnam Serukan 'Anti-Indonesia'

Video benturan kapal Pengawas Perikanan Vietnam dengan kapal milik Tentara Nasional Indonesia (TNI), belum lama ini membuah heboh media sosial.

Kapal Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi Milik TNI AL, Netizen Vietnam Serukan 'Anti-Indonesia'
Youtube
Kapal Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi, Netizen Vietnam Serukan 'Anti-Indonesia' 

"Noted. Kemlu telah memanggil Dubes Vietnam. Tgl 4 kita akan melakukan penenggelaman 51 kapal, KIA terbanyak dari Vietnam!," tulis Susi dalam akun twitter pribadinya, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Menteri nyentrik asal Pangandaran itu tidak merinci berapa banyak kapal ikan Vietnem yang akan ditenggelamkan pada 4 Mei 2019.

Namun Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan Perikanan, Agus Suherman sempat mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap 38 kapal pencuri ikan di berbagai daerah sepanjang kuartal I-2019.

"Sebanyak 18 di antaranya kapal asing yakni 15 asal Vietnam dan 13 kapal asal Malaysia," ujar Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan Perikanan KKP, Agus Suherman, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Bila ditotal sejak 2014 lalu, maka kapal illegal fishing yang sudah ditanggap mencapai 582 kapal.

Kapal illegal fishing terdiri dari kapal berbendera Indonesia dan kapal berbendera asing. 

Sementara itu, pasca insiden Kapal Pemerintah Vietnam VS TNI AL tersebut, beredar video yang diunggah akun YouTube milik seorang YouTuber Vietnam, Nguyen Minh Tue.

Dalam video yang diunggah pada 28 April 2019 itu, terdapat keterangan yang berbanding terbalik dengan apa yang beredar di indonesia.

"Seperti biasa, orang-orang Indonesia memainkan trik kotor dengan menyelinap ke perairan Vietnam, kemudian menangkap nelayan kami dan menarik mereka ke perairannya untuk ditangkap.

Kali ini, dua kapal KN-213 dan KN-264 datang untuk menyelamatkan kapal-kapal penangkap ikan kami, kapal KN-213 mengambil tindakan langsung dan bertabrakan, menuntut agar kapal Indonesia jatuh dan meninggalkan perairan Vietnam.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved