Ruang Kerja Menteri Perdagangan Digeledah Delapan Jam, Penyidik KPK Amankan Dokumen Ini

Tindakan itu dilakukan menyusul pengakuan tersangka suap dan gratifikasi anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso, soal sumber uang Rp 8 miliar.

Ruang Kerja Menteri Perdagangan Digeledah Delapan Jam, Penyidik KPK Amankan Dokumen Ini
faturahman
Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita, saat memantau harga sembako di Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Penggeledahan dilakukan oleh tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang kerja Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di kantor Kementerian Perdagangan di Jalan Ridwan Rais nomor 5, Jakarta Pusat, Senin (29/4).

Tindakan itu dilakukan menyusul pengakuan tersangka suap dan gratifikasi anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso, soal sumber uang Rp 8 miliar.

"KPK perlu lakukan penggeledahan hari ini untuk menindaklanjuti beberapa fakta yang muncul selama proses penyidikan BSP," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan.

Ramalan Zodiak Harian Rabu 1 Mei 2019, Terbaik Bagi Pisces Saat Malasnya Taurus & Keuntungan Gemini

Partai Golkar Tegaskan Uang Suap Serangan Fajar Bowo Sidik Tak Terkait Pilpres, Ini Alasannya

Geledah Ruang Menag Lukman Hakim, KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

Ramalan Zodiak Hari Ini, Masalah Keuangan Virgo dalam Daftar Prioritas

Transfer Uang Booking Rp 80 Juta Bukan dari Rian Subroto, Pengacara Vanessa Angel Yakin Rekayasa

Febri menerangkan, penggeledahan di ruang kerja Menteri Enggar dilakukan untuk mendalami sejumlah fakta dari penyidikan kasus dugaan suap terkait kerja sama pengangkutan pupuk antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PT Pilog) dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan gratifikasi dengan tersangka Bowo Sidik Pangarso.

Pantauan Tribun, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Kemendag selama lebih delapan jam. Selain ruang kerja Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, ruang kerja Biro Hukum dan ruangan staf lainnya di Kemendag juga digeledah oleh tim KPK.

Sejumlah polisi bersenjata turut mengamankan proses penggeledahan tim penyidik KPK ini.

Setelah dilakukan penggeledahan selama lebih delaqpan jam, tim penyidik KPK meninggalkan kantor Kementerian Perdagangan dengan membawa tiga koper diduga berisi barang bukti sitaan. Mereka meninggalkan gedung dengan lima mobil.

Febri mengatakan, dari penggeledahan tersebut, pihaknya menyita barang bukti diduga terkait kasus suap dan gratifikasi Bowo Sidik berupa dokumen dan barang elektronik. "Sejauh ini, diamankan dokumen-dokumen terkait perdagangan gula," ujar Febri.

Bukti-bukti tersebut akan dipelajari tim penyidik untuk menelusuri lebih jauh dugaan penerimaan gratifikasi Bowo Pangarso.

"Kami akan pelajari, karena proses pencarian bukti akan dilanjutkan dengan verifikasi terhadap bukti yang didapatkan tersebut. Ini sebagai bagian dari upaya KPK untuk melakukan kroscek terhadap informasi yang berkembang di penyidikan," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved