Kabar Kalsel

Penusukan di Desa Angkinan HST, Motifnya Cekcok Saat Mabuk Miras

Setelah mendapat pertolongan pertama pihak puskesmas, selanjutnya dirujuk ke RSUD Hasan Basry Kandangan.

Penusukan di Desa Angkinan HST, Motifnya Cekcok Saat Mabuk Miras
net
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, KANDANGAN - Dalam pengaruh miras, persoalan sepele bisa menjadi besar.Ujung-ujungnya, perkelahian pun terjadi.

Peristiwa ini yang terjadi antara Sarkai dengan M Alfianor, warga Dusun Anjiran, Desa Kayu Abang, Rt 00w RW 001 Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel.

Pada peristiwa yang terjadi Minggu 17 April 2019, sekitar pukul 17.30 Wita, keduanya terlibat cekcok lalu terjadi penusukan yang berakibat salah seorang mengalami luka.

VIDEO: Ricuh di Pesta Pernikahan Jadi Perkelahian, Gara-gara Kari Kambing

Pekan ke-35 Liga Spanyol - Satu Gol Penalti Rayo Vallecano Kalahkan Real Madrid

Mohamed Salah Merajai Daftar Top Skor dengan 21 Gol Hingga Pekan ke-35 Liga Inggris

Usai menusuk, tersangka pelaku langsung melarikan diri, dan sampai sekarang masih buron. Sedangkan korban yang masih tergolong anak-anak tersebut menderita lupa parah, dievakuasi warga ke Puskesmas Angkinang.

Setelah mendapat pertolongan pertama pihak puskesmas, selanjutnya dirujuk ke RSUD Hasan Basry Kandangan.

Adapun kronologisnya, berawal saat korban, tersangka dan tersangka dan teman-temannya yang lain sedang mabuk-mabukan miniman keras.

Kemudian menggelar pesta memasak ayam sambil dalam kondisi mabuk tersebut. Mereka pun berkumpul di pinggir jalan desa. Setelah ayam yang dimasak matang, saat hendak makan-makan, tersangka tidak mau memberi ayam tersebut kepada korban.

"Korban tersinggung, lalu antara tersangka dan korban terjadi cekcok mulut dalam kondisi masih mabuk. Saat cekcok tersangka mengeluarkan senajata tajam dari balik baju di pinggang bagian sebelah kanan," kata Gandhi.

Melihat tersangka mengeluarkan senjata tajam, korban bukannya menghindar. Dia malah langsung memukul tersangka dengan tangan kosong.

Tersangka yang terlihat emosi langsung membalas pukulan korban dengan tusukan senjata tajam ke pinggang sebelah kiri, dan pinggang belakang sebelah kanan.

Korbanpun tersungkur, dengan kondisi darah mengucur dari luka di pinggangnya tersebut.

Setelah menusuk korban, tersangka langsung melarikan diri sedangkan korban dievakuasi ke puskesmas, selanjutnya dirawat di RSUD Hasan Basry Kandangan.

"Pelaku masih dalam pencarian. Unit Reskrim Polsek Angkinang dan Unit Buser Polres HSS telah melalukan olah TKP, dan telah mendangi rumah korban dan tersangka untuk memintai keterangan. Juga telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," kata Gandhi. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved