Kabar Palangkaraya

Tiga Mahasiswanya yang Tewas Ditabrak, Rektor UPR Minta Kasusnya Diproses Secara Transparan

"Jangan nongkrong di tempat yang salah dan waktu yang salah," ujarnya.

Tiga Mahasiswanya yang Tewas Ditabrak, Rektor UPR Minta Kasusnya Diproses Secara Transparan
tribunkalteng.co/fathurahman
Rektor Universitas Palangkaraya, Andrie Elia Embang. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Rektor Universitas Palangkaraya (UPR), Kalimantan Tengah, Andrie Elia Embang, berkomentar soal lima mahasiswanya yang mengalami kecelakaan di Jalan Yos Soedarso, Minggu (21/4/2019) tengah malam.

Andrie Elia, Jumat (26/4/2019) mengatakan, dia kamis malam, bersama sekitar seribu mahasiswa, turut bergabung dalam mengenang tiga mahasiswa UPR yang tewas ditabrak oknum polisi saat posisi lima mahasiswa di pinggir jalan tersebut.

Melahirkan 44 Anak, Perempuan Berusia 39 Tahun Ini Malah Ditinggalkan Suaminya

4 Persiapan Diri yang Dianjurkan Menyambut Ramadan, Puasa Bermanfaat Bagi Tubuh dan Mental

Jesica Muntah-muntah Lalu Tewas Setelah Konsumsi Jajanan Cokelat Mermaid

Menurut orang nomor satu di UPR ini, kejadian tersebut murni kecelakaan, tidak ada yang disengaja, karena kejadiannya di jalan raya, bukan di lingkungan kampus.

Namun demikian, dia mengingatkan kepada para mahasiswanya agar jangan lagi nongkrong di pinggir jalan pada tengah malam, jika pun ingin diskusi sebaiknya di kampus saja.

"Jangan nongkrong di tempat yang salah dan waktu yang salah," ujarnya.

Rektor meminta, kepada pihak kepolisian agar dalam memproses kasus kecelakaan tersebut transparan, adil, profesional, sehingga bisa dipantau oleh keluarga korban, kerabat dan masyarakat secara umum.

"Proses hukumnya harus transparan, adil dan profesional, agar tidak ada yang merasa dirugikan," ujarnya. (Tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved