Ditendang Siswa SD saat Berselisih Gegara Atribut, Guru Perempuan Ini Alami Patah Tangan

Keributan tersebut dipicu oleh siswa yang bersangkutan tidak mengenakan atribut hari Kartini seperti yang diinstruksikan sekolah.

Ditendang Siswa SD saat Berselisih Gegara Atribut, Guru Perempuan Ini Alami Patah Tangan
Kompas.com/TOTO SIHONO
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM - Seorang guru perempuan yang mengabdi pada sebuah SD di Surabaya mengalami patah tangan saat berupaya menahan tubuhnya yang terjatuh diduga akibat tendangan seorang siswanya.

Pemkot Surabaya pun angkat bicara tentang kejadian tersebut. Kabag Humas Pemkot Surabaya, Mohammad Fikser, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di SD Negeri I Balongsari Surabaya pada 18 April lalu saat peringatan hari Kartini di sekolah.

Tetap Semangat Mengajar di Pedalaman, Para Guru Honorer Ini Digaji Rp 85 Ribu per Bulan

Barcelona Belum Juara Liga Spanyol Usai Atletico Madrid Menang Atas Valencia dengan Skor 3-2

Ramalan Zodiak Hari Ini, Virgo Dapat Rezeki, Asmara Pisces Lagi Banyak Masalah

Secara umum dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat seorang siswa terlibat keributan dengan gurunya di sekolah.

Dalam keributan itu, kakinya tidak sengaja menendang tubuh kepala sekolah, Gunawati Suwito, hingga terjatuh.

"Saat terjatuh, tangan kepala sekolah perempuan itu menahan tubuh hingga patah," katanya, Rabu (24/4/2019) malam.

Keributan tersebut dipicu oleh siswa yang bersangkutan tidak mengenakan atribut hari Kartini seperti yang diinstruksikan sekolah.

Siswa dimaksud justru mengenakan atribut ala anak jalanan dengan celana sobek lengkap dengan atribut rantai.

Siswa tersebut juga mengajak salah satu adik kelasnya untuk mengenakan atribut yang sama.

Namun atribut adik kelasnya disita sekolah.

"Karena atribut adik kelasnya disita itulah siswa tersebut marah-marah dan diamankan oleh para guru. Saat kepala sekolah mendekat, terkena tendangan kaki siswanya," jelas Fikser.

Namun masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Keluarga siswa termasuk siswanya sudah meminta maaf kepada kepala sekolah.  

Menurut Fikser, siswa yang dimaksud kini sedang ditangani Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk dilakukan pembinaan secara intensif.

"Pemkot Surabaya melalui dinas pendidikan sudah menurunkan tim untuk melakukan pembinaan terhadap siswa tersebut," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Siswa SD Tendang Gurunya hingga Tangan Korban Patah 

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved