Kabar Kalimantan

Muat Truk dan Mobil, Kapal Feri Terbalik di Dermaga Sifat, Diduga Ini Penyebabnya

Kecelakaan kapal terjadi di di penyeberangan Sungai Asam-Sunyat Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar.

Muat Truk dan Mobil, Kapal Feri Terbalik di Dermaga Sifat, Diduga Ini Penyebabnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Kapal Ferry KMP Saluang 

TRIBUNKALTENG.COM, SEKADAU - Kecelakaan kapal terjadi di di penyeberangan Sungai Asam-Sunyat Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar. Kapal Feri KMP Saluang yang ketika itu membawa sejumlah muatan, tiba-tiba terbalik.

Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 19.45 WIB, Senin.

Kapal feri terbalik di Dermaga sifat saat akan menyeberang ke Sungai Asam.

Bawa 24 Ton Semen Curah, Tronton Terjun Bebas ke Laut di Dermaga Feri Penajam

Masalah Kesehatan Menghantui Cancer, Yuk Simak Ramalan Zodiak Hari Ini!

Rekor Manusia Tercepat di Asia Tenggara Pecah, Zohri Libas Lintasan 100 Meter dalam 10,15 Detik

"Kejadian terjadi sekitar pukul 19.45 wib di dermaga Sunyat Kecamatan Belitang Hilir, kejadian ini bermula pada sekitar pukul 19.30 wib KMP. Saluang telah selesai menyusun kendaraan yang akan menyeberang ke sungai asam kemudian kapal berangkat dari dermaga. Baru beberapa meter dari dermaga kemudian kapten kapal mengembalikan kapal bersandar di dermaga sunyat yang kemudian memberi peringatan melalui pengeras suara di kapal bahwa kapal terlalu miring dan memerintahkan ABK untuk mengatur posisi kendaraan," ujar Kapolres.

Kapolres menerangkan saat bersandar ada dua unit kendaraan sempat keluar dari lambung kapal. Namun saat itu kapal ferry sudah mulai miring ke kiri karena tidak seimbang.

"Setelah bersandar kapal dapat mengeluarkan 2 unit kendaraan jenis mobil box dan Innova. Namun karena kapal semakin miring dan air sudah masuk ke kapal sehingga kapal terbalik ke sebelah kiri dan para penumpang serta ABK dapat menyelamatkan diri dengan melompat ke dermaga dan berenang," lanjutnya

Ia mengatakan penyebab dari terbaliknya kapal ferry ini karena penyusunan muatan yang tidak seimbang. Sementara untuk kerugian yang diderita secara materil masih sedang dihitung.

"Untuk korban jiwa tidak ada dan kerugian materil sedang dihitung," katanya

Diakuinya pula telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mencarikan solusi terkait sarana angkutan pengganti nantinya.

"Kita sudah bicarakan dengan pemerintah daerah, terkait solusi untuk sarana transportasi ini. Karena jika kapal ferry ini harus masuk dock kemungkinan bisa memakan waktu hingga sebulan lebih," pungkasnya.

Adapun muatan yang naik ke dalam kapal Feri KMP saluang yaitu :

1. Dump truck KB 8271 VA muatan karet yang dikendarai Niko Lasneno dengan berat +/- 9 ton
2. Truck KB 8982 SB muatan kosong yang dikendarai Sutomo
3. Truck bak kayu KB 8912 RL yang dikendarai Budi susanto bersama Gilang muatan karet dengan berat +/- 9 ton
4. Truck H 1356 YY yang dikendarai Zulkifli bersama Dwi Prasetyo (kernet), Suheri bujang, Maryoto dan Bujang (diatas truck) muatan besi dengan berat 6,710 ton
5. Truck KB 8840 VL yang dikendarai Mahmud bersama Ahmad Dzakiri muatan besi dengan berat 10,600 ton
6. Truck KB 4838 FA yang dikendarai Luthfi bersama Sunardi muatan besi dengan berat 10,690 ton.
7. Mobil box KB 9665 QC yang dikendarai Wahyudi
8. Mobil Innova

Sebelum kapal terbalik kendaraan Mobil box KB 9665 QC dan mobil Innova dapat dikeluarkan.

Susunan mobil pada saat terbalik yaitu :

Sebelah kanan : 1 kendaraan muatan karet, 1 kendaraan muatan besi dan 1 muatan kosong
Sebelah kiri : 2 kendaraan muatan besi, 1 kendaraan muatan karet.

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Kapal Feri Terbalik di Dermaga Sifat, Diduga Akibat Muatan Tidak Seimbang, http://pontianak.tribunnews.com/2019/04/23/kapal-feri-terbalik-di-dermaga-sifat-diduga-akibat-muatan-tidak-seimbang?page=all

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved