Breaking News:

Ensiklopedia

Kumpulan Pemikiran RA Kartini yang Luar Biasa, ''Hidup ini Terlalu Pendek''

Orang-orang baru mengenal buah pemikiran perempuan kelahiran 21 April 1879 ini melalui surat-surat yang ditulis untuk sahabat Belandanya.

Dokumen
Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini adalah sosok pahlawan wanita yang selalu dikenang. 

5. Impian Kartini

"Andaikata aku jatuh di tengah-tengah perjalananku, aku akan mati bahagia, sebab bagaimanapun jalannya telah terbuka, dan aku telah ikut membantu membuka jalan itu yang menuju kepada kemerdekaan dan kebebasan Wanita Jawa

Aku masih melihat senyumnya yang membuat raut mukanya bercahaya ketika ia berkata: "Ah, ibu, aku mau hidup 100 tahun. Hidup ini terlalu pendek. Pekerjaan banyak sekali menunggu. Dan sekarang aku bahkan belum boleh memulai."

"Teman-teman saya di sini mengatakan agar sebaiknya kami tidur saja barang 100 tahun. Kalau kami bangun nanti, kami baru akan tiba pada jaman yang baik. Jawa pada saat itu sudah begitu majunya kami temukan, seperti apa yang selalu kami inginkan." (Surat RA Kartini kepada Stella Zeehandelaar, 6 November 1899)

6.  Adat vs Barat

"Sahabat-sahabat ayah yang berbangsa Eropah - ini saya ketahui lama kemudian - telah dengan susah payah mencoba mempengaruhi orang tuaku agar mengubah keputusannya untuk memingit aku yang begitu muda dan begitu penuh gairah hidup ini.

Tapi orang tuaku tetap teguh dengan keputusannya. Dan aku tetap dalam kurunganku. Empat tahun yang panjang telah kutempuh dalam kungkungan empat tembok yang tebal tanpa sedikit pun melihat dunia luar. Bagaimana aku dapat melaluinya, aku tak tahu lagi. Aku hanya tahu bahwa itu MENGERIKAN.

"Ketahuilah bahwa adat negeri kami melarang keras gadis2 keluar rumah. Ketika saya berusia 12 tahun lalu saya ditahan di rumah; saya mesti masuk tutupan, saya dikurung di dalam rumah seorang diri sunyi senyap terasing dari dunia luar. Saya tiada boleh keluar ke dunia itu lagi bila tiada serta dengan seorang suami, seorang laki-laki yang asing sama sekali bagi kami, dipilih oleh orang tua kami untuk kami, dikawinkan dengan kami, sebenarnya tiada setahu kami."
(Surat RA Kartini kepada Zeehandelaar, 25 Mei 1899)

RA Kartini dan JH Abendanon
RA Kartini dan JH Abendanon (Kolase Tribun Jabar)

RA Kartini adalah putri Bupati Jepara, RM Adipati Ario Sosroningrat dan seorang selir bernama Ngasirah, lahir pada 21 April April 1879.

Setelah melahirkan pada 13 September 1904, dia meninggal 4 hari kemudian pada tanggal 17 September 1904.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved