Kabar Gunungmas

Warga Sepang Simin Gunungmas Tewas Dibantai, Cekcok Rumah Tangga Berujung Pertikaian Keluarga

korban yang merupakan sang suami tewas dibantai oleh empat orang yang nenggunakan senjata tajam jenis tombak, parang dan balok kayu.

Warga Sepang Simin Gunungmas Tewas Dibantai, Cekcok Rumah Tangga Berujung Pertikaian Keluarga
NET
Ilustrasi

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKURUN - Kasus Pembunuhan sadis menggunakan senjata tajam sejenis Parang, Tombak dan Kayu Balok terjadi di Sepang Simin, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunungmas Kalimantan Tengah, Senin (15/4/2019) pagi.

Pembunuhan terjadi diduga diawali akibat cekcok pasangan suami istri yang kemudian berlanjut pada pertikaian antar keluarga sehingga akhirnya, korban yang merupakan sang suami tewas dibantai oleh empat orang yang nenggunakan senjata tajam jenis tombak, parang dan balok kayu.

Orangutan Dibantai dan Bangkainya Ditemukan di PBS Sawit Seruyan, Ternyata Orang Ini Pelakunya

Messi Cedera, Ini Prediksi Barcelona vs Manchester United Leg 2 Perempat Final Liga Champions

Tak Mau Pakai Gelar Bangsawan, Ini Kisah Hidup RA Kartini dan Kegagalannya Sekolah di Belanda

Senjata tajam tersebut dihunjamkan ke tubuh korban hingga akhirnya tewas mengenaskan, hingga korban tersungkur di tanah dengan darah berhamburan di sekitar tubuhnya di jalan umum.

Korban tewas tergeletak usai dibantai oleh empat orang pelaku
Korban tewas tergeletak usai dibantai oleh empat orang pelaku (Istimewa/Polres Gunungmas)

Korban bernama Rudi (32) bekerja sebagai petani yang tinggal di Jalan RTA Milono RT 04, Kelurahan Sepang Simin, Kecamatan Sepang, Gunungmas, yang selama ini kabarnya sering cekcok dengan istrinya.

Dia ditemukan tewas di Jalan Antang Taoi Bundaran Km 3 Kelurahan Sepang Sumin, Kecamatan Sepang, Gunungmas, Kalteng, akibat diserang oleh empat orang yang membabi buta mencincangnya dengan sajam.

Kasus ini menghebohkan warga, karena pembantaian dilakukan di lapangan terbuka.

Belum diketahui persis penyebab utama kejadian tersebut, namun korban selama ini dikenal merupakan pria yang memiliki emosional tinggi.

Kapolres Gunungmas, AKBP Yudi Yuliadin membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Kami masih tangani kasus ini," ujarnya. (Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved