Kajian Islam

Mengisi Malam Nisfu Syaban dengan Shalat Tasbih, Begini Tata Cara dan Keutamaannya

Bahkan jika terlalu berat mengamalkannya sekali setahun, setidak tidaknya pernah melakukannya sekali seumur hidup.

Mengisi Malam Nisfu Syaban dengan Shalat Tasbih, Begini Tata Cara dan Keutamaannya
Kolase Sriwijaya Post
Malam Nisfu Syaban 

TRIBUNKALTENG.COM - Selain mengerjakan ibadah wajib, seorang muslim juga dianjurkan mengerjakan ibadah sunnah.

Satu diantaranya ibadah sholat sunnah tasbih.

Dilansir dari tulisan skripsi Winda Fitriyani berjudul Hadits Tentang Keutamaan SholatTasbih, shalat sunnah tasbih ialah sholat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Shalat tasbih ini dianjurkan mengamalkannya, jika memungkinkan dilakukan setiap malam.

Penjelasan Guru Sekumpul Soal Nisfu Syaban, 7 Amalan Ini Bisa Dilakukan Sendiri atau Berjamaah

Malam Nisfu Syaban Memiliki Nama-nama Lain, Ini Arti dan Penjelasannya

Difitnah Terima Rumah dari Prabowo Terkait Pilpres 2019, Ustadz Abdul Somad Posting Ini

Kalau tidak bisa tiap malam,maka bisa sekali dalam seminggu, kalau juga tak sanggup  dapat juga dilakukan sebulan sekali atau setahun sekali.

Bahkan jika terlalu berat mengamalkannya sekali setahun, setidak tidaknya pernah melakukannya sekali seumur hidup.

Bagi sebagian kalangan, Shalat Tasbih juga menjadi salah sastu amalan di malam nisfu syaban.

Tata cara Shalat tasbih adalah sebagai berikut :

1. Berdirilah lurus menghadap qiblat, lantas ucapkan lafazh niatnya.

Jika dilakukan 2 rakaat.

c
Niat Sholat Tasbih

Ushalli sunnatattasbih rak'ataini lillahi ta'alaa.

Artinya : “Aku niat shalat tasbih dua raka'at, karena Allah".

Jika dilakukan 4 rakaat

c
Niat sholat sunnah Tasbih ()

Ushalli sunnatattasbih arba’a raka'atin lillahi ta'alaa.

Artinya : “Aku niat shalat tasbih empat raka'at, karena Allah".

2. Selesai membaca do'a Iftitah, lalu membaca Surat Al-Fatihah, lalu membaca surat pilihan.

3. Setelah membaca surat, sebelum ruku’ membaca tasbih sebanyak 15 kali.

Subhaanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallahu wallahu akbar. walaa hawla walaa quwaata illa billahil `aliyyil‘azhiim.

Artinya : "Maha suci Allah Yang Maha Esa, segala puji bagi Allah dan Allah dzat yang Maha Agung".

4. Kemudian ruku', dan setelah membaca doa ruku', lalu membaca tasbih seperti tersebut diatas sebanyak 10 kali.

5. Selesai membaca tasbih 10 kali, lalu berdiri (i’tidal)

6. Setelah selesai membaca doa tahmid i'tidal, lalu dilanjutkan membaca tasbih  seperti diatas sebanyak 10 kali.

7. Setelah selesai membaca tasbih 10 kali, lalu sujud.

8. Ketika sujud, setelah membaca doa tasbih sujud, lalu membaca tasbih seperti diatas sebanyak 10 kali.

9. Setelah selelsai membnaca tasbih 10 kali, lalu duduk diantara dua sujud.

10. Setelah selesai membaca do'a duduk antara dua sujud, dilanjutkan membaca tasbih seperti diatas sebanyak 10 kali.

11. Setelah selesai membaca tasbih 10 kali, lalu sujud kedua.

12. Pada sujud kedua membaca doa tasbih sujud, lalu membaca tasbih seperti diatas sebanyak 10 kali.

13. setelah selesai membaca tasbih sebanyak 10 kali, sebelum berdiri ke raka'at kedua,
kita melakukan "duduk istirahah".

14. Sambil duduk istirahah, kita membaca tasbih seperti diatas sebanyak 10 kali.

15. Kemudian setelah itu berdiri untuk menyelesaikan rakaat kedua dan seterusnya hingga empat rakaat.

16. Kita mengulang lagi membaca tasbih dirakat kedua dan seterusnya seperti di rakaat pertama. Jadi di setiap rakaat masing-masing ada 75 kali tasbih, dan total 4 rakaat kita membaca tasbih sebanyak 300 kali.

Keajaiban Shalat Tasbih

Tribunkalteng.com mengutip dari Kompas.com, disebutkan Shalat Sunah Tasbih diajarkan Nabi Muhammad saw. kepada kita untuk dilakukan setiap hari, atau kalau tidak mampu dilakukan cukup seminggu sekali, atau sebulan sekali, atau setahun sekali.

Salat Tasbih merupakan salat sunnat yang didalamnya pelaku salat akan membaca kalimat tasbih (kalimat “Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar”) sebanyak 300 kali (4 raka’at masing-masing 75 kali tasbih). Salat ini diajarkan Rasulullah SAW kepada pamannya yakni sayyidina Abbas bin Abdul Muthallib.

Hadits Rasulullah SAW kepada pamannya Abbas bin Abdul Muthallib yang berbunyi:

“Wahai Abbas pamanku, Aku ingin memberikan padamu, aku benar-benar mencintaimu, aku ingin engkau melakukan -sepuluh sifat- jika engkau melakukannya Allah akan mengampuni dosamu, baik yang pertama dan terakhir, yang terdahulu dan yang baru, yang tidak sengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang terang-terangan. Sepuluh sifat adalah: Engkau melaksankan salat empat rakaat; engkau baca dalam setiap rakaat Al-Fatihah dan surat, apabila engkau selesai membacanya di rakaat pertama dan engkau masih berdiri, mka ucapkanlah: Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar 15 kali, Kemudian ruku’lah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sedang ruku, kemudian sujudlah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sujud, kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali kemudian sujudlah dan bacalah 10 kali kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali. Itulah 75 kali dalam setiap rakaat, dan lakukanlah hal tersebut pada empat rakaat. Jika engkau sanggup untuk melakukannya satu kali dalam setiap hari, maka lakukanlah, jika tidak, maka lakukanlah satu kali seminggu, jika tidak maka lakukanlah sebulan sekali, jika tidak maka lakukanlah sekali dalam setahun dan jika tidak maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu” (HR Abu Daud 2/67-68)

Ibnu Ma’in. An-Nasaiy berkata: Ia tidak apa-apa. Az-Zarkasyi berpendapat: “Hadis shahih dan bukan dhaif”. Ibnu As-Sholah: “Haditsnya adalah Hasan”

Hikmah salat adalah dapat mencegah perbuatan keji dan kemungkaran, tentu saja dari salat tasbih yang dilakukan dengan hati yang ikhlas diharapkan akan dapat pula seseorang yang melakukannya dicegah atau terjaga dari perbuata-perbuatan yang keji lagi mungkar. (*)

Tulisan ini merupakan kompilasi yang diambil dari Tribunsumsel.com dengan judul Bacaan Solat Tasbih : Tata Cara dan Niat Sholat Tasbih Lengkap dengan Artinya, http://sumsel.tribunnews.com/2019/01/09/bacaan-solat-tasbih-tata-cara-dan-niat-sholat-tasbih-lengkap-dengan-artinya?page=all, dan Kompas dengan alamat: https://www.kompasiana.com/muhasim/5529399df17e61054d8b4583/keajaiban-shalat-tasbih

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved