Kabar Kalimantan

Kasus Penganiayaan Siswi SMP Pontianak, Keluarga Menolak Percaya Hasil Visum dan Tunjukkan Ini

Menurut Umi Kalsum, korban masuk rumah sakit pada 6 April dan masih tampak jelas lebam baik di kaki, tangan maupun perut.

Kasus Penganiayaan Siswi SMP Pontianak, Keluarga Menolak Percaya Hasil Visum dan Tunjukkan Ini
Twitter
#JusticeForAudrey 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK - Keluarga Audrey, siswi SMP Pontianak yang sebelumnya diberitakan mengalami penganiayaan, menolak untuk percaya hasil visum yang dilakukan Rumah Sakit Pro Medika Pontianak, yang disampaikan ke publik oleh Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir, Rabu (10/4/2019).

Dalam kejadian itu, Polisi menyimpulkan apa yang terjadi hanya penganiayaan ringan karena hasil visum siswi SMP Pontianak itu menunjukkan bahwa tidak terjadi apa-apa terhadap korban.

"Hasil visumnya juga mengatakan tadi. Tidak terjadi apa-apa," kata Kapolresta Pontianak Kombes M Anwar Nasir saat itu.

Siswi SMA Pengeroyok Siswi SMP Pontianak Minta Maaf, Jelaskan Kronologi Penganiayaan

Videonya Viral, Ini Alasan Ustad Abdul Somad Nekat Temui Prabowo Jelang Pilpres 2019

Konser Putih Bersatu Jokowi-Amin, 500 Artis Akan Berkolaborasi di GBK

M Anwar Nasir pada kesempatan itu mengatakan, dari hasil visum diketahui jika tak ada bengkak di kepala korban.

Kondisi mata korban juga tidak ditemukan memar. Penglihatan korban juga normal.

Lebih lanjut Kapolresta mengatakan, untuk telinga, hidung, tenggorokan (THT) tidak ditemukan darah.

"Kemudian dada tampak simetris tak ada memar atau bengkak, jantung dan paru dalam kondisi normal," katanya.

Kondisi perut korban, sesuai hasil visum tidak ditemukan memar. Bekas luka juga tidak ditemukan.

"Kemudian organ dalam, tidak ada pembesaran," jelasnya.

Selanjutnya Kapolresta menyampaikan hasil visum alat kelamin korban.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved