Kabar Kalimantan

Siswi SMA Pengeroyok Siswi SMP Pontianak Minta Maaf, Jelaskan Kronologi Penganiayaan

Terduga pelaku memiliki peran berbeda. Ketiga terduga adalah E, T, dan L. Sementara D yang menjemput korban menuju rumah P.

Siswi SMA Pengeroyok Siswi SMP Pontianak Minta Maaf, Jelaskan Kronologi Penganiayaan
Tribun Pontianak / Destriadi
Tujuh remaja putri berstatus siswi SMA yang terseret dalam dugaan kasus penganiayaan remaja putri berstatus siswi SMP menyampaikan klarifikasi, di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) petang WIB. 

Korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah kejadian ini.

Au menjalani serangkaian rontgen untuk pemeriksaan tengkorak kepala dan dada untuk mengetahui trauma yang diakibatkan pengeroyokan tersebut.

c
Setelah Jokowi Angkat Bicara soal Pengeroyokan Siswi SMP Audrey, 3 Siswi SMA Ditetapkan Tersangka. Cuplikan video Boomerang dari Instagram yang memperlihatkan ketiga terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sedang berpose santai di depan polisi beredar luas di media sosial dan jejaring sosial.(dok Twitter) (dok)

Penganiaya Audrey Jelaskan Kronologis Kejadian

Dalam penyampaian klarifikasi tersebut, ketujuh pelaku menjelaskan kronologis versi mereka secara bergantian.

Mereka mengakui bahwa memang terjadi penganiayaan kepada Audrey dan meminta maaf akan hal ini, namun mereka membantah melakukan pengeroyokan.

Menurut mereka, mereka berkelahi satu lawan satu, dan terdapat tiga orang dari mereka yang berkelahi dengan Audrey, namun ditempat yang berbeda.

"Saya meminta maaf kepada Audrey, namun kami tidak melakukan pengeroyokan, kami berkelahi, Audrey pun melawan," ujar salah seorang pelaku.

Ketujuh orang ini pun menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi bukan karena masalah asmara seperti yang tersebar di media sosial.

Masalah tersebut terjadi menurut mereka dikarenakan adanya rasa tersinggu dari pelaku yang mengenal Audrey dimana orang tuanya disebut sering berutang.

Soal adanya upaya merusak kemaluan dari Audrey juga dibantah ke tujuh orang tersebut. Mereka mengutarakan hanya berkelahi dan tidak sampai melakukan hal buruk seperti yang beredar di media sosial.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved