Kabar Kalimantan

Penganiayaan Siswi SMP Pontianak, Korban Disiram, Dijambak Lalu 2 Kali Perut Dihajar

Pelaku penganiayaan siswi SMP Pontianak, diduga dilakukan tiga orang. Ketiganya merupakan siswi dari sekolah berbeda di Pontianak.

Penganiayaan Siswi SMP Pontianak, Korban Disiram, Dijambak Lalu 2 Kali Perut Dihajar
Twitter
#JusticeForAudrey 

Kasus tersebut juga telah ditangani pihak kepolisian setempat dan terus dikembangkan dalam proses penyelidikannya.

Gubernur Kalbar Berang

Pelaku penyeroyokan siswi SMP Pontianak, tak bisa berlindung dari jerat hukum hanya karena berstatus anak-anak.

Hukum Indonesia sudah mengatur semuanya mengenai cara menangani kasus kejahatan yang dilakukan anak-anak atau mereka yang belum cukup umur.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalbar, Sutarmidji terkait pengeroyokan siswi SMP Pontianak yang diduga dilakukan siswi SMA Pontianak.

Sutarmidji menegaskan, pelaku harus bertanggungjawab atas perbuatan yang telah dilakukan.

Apalagi yang terjadi, menurutnya termasuk dalam kategori penculikan.

"Saya minta kasus ini tetap dilakukan proses hukum, karena ini terencana," tegasnya Sutarmidji.

"Ini bisa masuk kategori penculikan. Ini sudah tidak dapat ditoleransi. Memang di bawah umur tapi dari sisi korban juga harus diperhatikan," lanjutnya.

Sutarmidji menyampaikan, jika karena berstatus anak-anak lalu tindak pidananya dikesampingkan, maka akan berdampak buruk di masa depan.

"Kalau selalu berlindung karena pelaku dibawah umur, suatu saat akan banyak kejahatan yang dilakukan anak di bawah umur atas perintah orang dewasa," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunpontianak.co.id dengan judul: http://pontianak.tribunnews.com/2019/04/10/identitas-terduga-pelaku-pengeroyokan-siswi-smp-pontianak-perut-korban-dua-kali-jadi-sasaran?page=all.

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved