Kabar Kalimantan

Kepala Korban Dibenturkan di Aspal, Ini Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP Pontianak

Dikeroyok pada dua tempat berbeda. Itulah yang dialim Au (14), siswi SMP Pontianak, sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Twitter
#JusticeForAudrey 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK - Dikeroyok pada dua tempat berbeda. Itulah yang dialim Au (14), siswi SMP Pontianak, sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Akibat pengeroyokan itu, Au harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. 

Pengeroyakan terhadap Au, bermula saat korban dijemput satu di antara oknum di kediaman kakeknya.

Heboh Pengeroyokan Siswi SMP Pontianak, Tagar Justice For Audrey Viral ke Mancanegara

Kriss Hatta Ditahan, Sempat Ngotot Ingin Penjarakan Billy Syahputra dan Hilda Vitria

Terungkap Otak Kasus Mayat Tanpa Kepala di Koper, Ini Sosok Sadis yang Habisi Budi Hartanto

Oknum terduga pelaku yang merupakan siswi pelajar SMA ini meminta korban mempertemukan dengan kakak sepupunya, P dengan alasan ada yang ingin dibicarakan.

Au yang tidak mengenal para oknum menyanggupi hal itu dan menemui P bersama oknum terduga pelaku.

Setelah bertemu P, oknum yang menjemput ternyata tak sendiri.

Ada empat orang lain yang kemudian membawa Au dan P ke tempat sepi di Jalan Sulawesi.

Kakak sepupu korban kemudian terlibat baku hantam dengan oknum berinisial D.

Sementara tiga teman D melakukan kekerasan terhadap Au.

Korban dibully, rambutnya dijambak dan disiram menggunakan air.

Bahkan kepala korban dibenturkan ke aspal, dan perut korban diinjak.

Ada tiga oknum yang diduga melakukan kontak fisik dengan korban Au.

Sementara itu, ada sembilan siswi lain yang menyaksikan kejadian tersebut, sambil tertawa, tanpa berupaya menolong korban.

Korban dianiaya di dua lokasi, selain di Jalan Sulawesi dan di Taman Akcaya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved