Kabar Kapuas

149 dari 167 Usulan Tanah Wakaf Sudah Besertifikat, Kemenag Kapuas Kumpulkan Kepala KUA

hal itu menindaklanjuti hasil pensertifikatan tanah wakaf yang sudah diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kapuas di tahun 2018.

149 dari 167 Usulan Tanah Wakaf Sudah Besertifikat, Kemenag Kapuas Kumpulkan Kepala KUA
tribunkalteng.com/fadly
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas H Ahmad Bahruni saat mengumpulkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) untuk membahas usulan sertifikat tanah wakaf tahun 2019. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kabupaten Kapuas, dikumpulkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas H Ahmad Bahruni di Kualakapuas. Itu dilakukan untuk membahas usulan sertifikat tanah wakaf tahun 2019.

Baik yang masuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) maupun yang tidak atau Sporadik.

H Ahmad Bahruni mengatakan hal itu menindaklanjuti hasil pensertifikatan tanah wakaf yang sudah diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kapuas di tahun 2018.

Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa PBSB 2019, Daftar Online 1 April, Syarat & Berkas di Link

Live Streaming dan Siaran Langsung MotoGP Amerika 2019! Valentino Rossi Runtuhkan Dominasi Marquez

Pengunggah Video Luhut Kasih Amplop ke Kiai Beri Klarifikasi, Minta Polisi Mengusut

Alquran Jumbo di Kandangan HSS, H Yusri Fauzi Terdorong Menulisnya Setelah Mendapat Ujian Ini

"Dari usulan 167 lokasi tanah wakaf, sudah 149 yang sudah diterbitkan sertifikatnya," kata Bahruni Sabtu (6/4/2019).

Sisanya, lanjut Bahruni, akan pihaknya usulkan kembali di tahun 2019 ini.

"Ditambah dengan data yang sudah masuk dengan rincian 36 lokasi masuk target PTSL dan 95 Lokasi termasuk Sporadik," bebernya.

Ia pun meminta kepada Kepala KUA yang wilayahnya termasuk dalam PTSL agar segera melengkapi dokumen persyaratannya.

"Serta terus dampingi dalam proses pensertifikatan, karena ini termasuk layanan Kementerian Agama untuk ummat," ungkapnya.

Sementara itu, Penyelenggara Syariah Kantor Kemenag Kapuas H Supriatin menjelaskan lebih rinci bahwa rapat yang telah digelar bertujuan untuk mempersiapkan usul dokumen tanah wakaf yang akan diserahkan ke BPN baik yang PTSL maupun Sporadik.

Lebih Lanjut dijelaskannya, PTSL merupakan Program Pemerintah melalui BPN yang sudah masuk target sertifikasi, sedangkan Sporadik adalah pensertifikatan yang tidak termasuk target BPN, tetapi masih bisa diusulkan.

"Mohon doanya dua minggu ke depan, kami bersama kepala KUA akan menvalidkan data tanah wakaf tahun 2019 dan secepatnya akan kami usulkan ke BPN Kapuas," tandasnya.(Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved