Hati-hati Meokok di Surabaya, Bila Salah Tempat Didenda Seperempat Juta!

Di sisi lain, kata dia, para pemilik perusahaan, pengelola, maupun pejabat pemerintah wajib memasang tanda kawasan tanpa rokok di kantor atau gedung.

Hati-hati Meokok di Surabaya, Bila Salah Tempat Didenda Seperempat Juta!
KOMPAS.com/GHINAN SALMAN
DPRD Kota Surabaya saat menggelar rapat paripurna mengesahkan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok di gedung DPRD, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, SURABAYA - Rapat paripurna DPRD Kota Surabaya, Kamis (4/4/2019), mengesahkan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang kawasan tanpa rokok menjadi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha mengatakan, kawasan tanpa rokok yang dimaksud adalah kantor atau gedung, baik swasta atau kantor pemerintahan.

Selain itu, tempat ibadah, area bermain anak, mal, rumah sakit dan sarana kesehatan juga ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok.

652 Orang Ditilang Gara-gara Merokok Saat Berkendara, Didenda Rp 750 Ribu!

Laga Seru Juventus Vs AC Milan Sabtu Ini, Berikut Jadwal dan Klasemen Liga Italia Hingga Pekan Ke-30

Kian Panas, Rosa Meldianti Sebut Suami Dewi Perssik Naksir Dirinya, Angga Wijaya Bilang Begini

Di sisi lain, kata dia, para pemilik perusahaan, pengelola, maupun pejabat pemerintah wajib memasang tanda kawasan tanpa rokok di kantor atau gedung.

Masduki menegaskan, setiap orang yang melanggar akan dikenai denda Rp 250.000. Sementara apabila perusahaan swasta dan instansi pemerintahan tidak memasang tanda atau logo larangan merokok akan diberi sanksi berupa denda Rp 50 juta.

"Jadi merokok sekarang harus di luar. Tidak di dalam gedung," kata Masduki, Kamis.

Menurut Masduki, Perda KTR ini berbeda dengan perda yang sudah ada sebelumnya. Sebab, aturan tersebut tidak melarang setiap orang merokok di dalam gedung, melainkan hanya membatasi.

"Saya pikir perda sebelumnya, Perda Nomor 5 tahun 2008 itu tidak efektif bagi Kota Surabaya. Di Perda KTR ini (diatur) lebih spesifik lagi," ujarnya.

Karena merokok tidak boleh lagi di dalam gedung, lanjut dia, instansi pemerintahan atau perusahaan swasta wajib membangun fasilitas atau ruangan untuk tempat merokok di luar gedung.

Setelah Perda itu disahkan, Pemkot Surabaya harus menyusun bagaimana petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dalam peraturan wali kota.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved