Kabar Kalsel

Senin Ini Jembatan Alalak Ditutup, Pemancangan Tiang Pancang Dilakukan

Sebelum penutupan Jembatan Sungai Alalak, sambungnya, ada beberapa masukan dari pihak kepolisian dan dinas perhubungan agar ada penambahan rambu lalu

Senin Ini Jembatan Alalak Ditutup, Pemancangan Tiang Pancang Dilakukan
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalsel mulai melakukan prasimulasi pengalihan arus untuk penutupan Jembatan Alalak di Jalan Brigjen Hasan Basri, Minggu (24/3/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Warga yang terbiasa melewati Jembatan Sungai Alalak, Kayu Tangi Ujung, penghubung Banjarmasin dan Kabupaten Batola, diharapkan untuk berangkat lebih pagi atau menyiapkan jalur alternatif.

Berdasarkan hasil rapat pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI yang menggelar pertemuan terakhir dengan berbagai instansi, Jumat (29/3), diputuskan penutupan Jembatan Sungai Alalak dimulai Senin (1/4) pagi.

“Iya, hasil keputusan rapat dengan berbagai instansi, penutupan Jembatan Sungai Alalak pada Senin 1 April 2019 pagi, sampai dua tahun ke depan,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembanguan jembatan Sungai Alalak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XI, Andika Mulrosha, Jumat (29/3), usai rapat tim berbagai unsur terkait rencana penutupan Jembatan Sungai Alalak.

Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi jembatan Mandastana di lapas Banjarmasin

Video Viral Perampok Todongkan Pistol ke 2 Karyawan Minimarket, Begini Modusnya

Wawancara Khusus: Pengakuan Pembunuh Pendeta Melinda, Saya Cekik Saja Lama-lama

Menurut Andika, dengan penutupan Jembatan Sungai Alalak ini, semua pihak yang terbiasa melewati Jembatan Sungai Alalak untuk bisa menyesuaikan waktu baik ke sekolah atau tempat kerja.

“Sebenarnya penutupan Jembatan Sungai Alalak ini molor dan harus cepat dilakukan karena kami terikat kontrak kerja untuk menyelesaikan pekerjaaan, jembatan harus ditutup karena ada pemancangan tiang pancang baru di lokasi jembatan sekarang,” katanya.

Sebelum penutupan Jembatan Sungai Alalak, sambungnya, ada beberapa masukan dari pihak kepolisian dan dinas perhubungan agar ada penambahan rambu lalu lintas dan rambu-rambu diperjelas.

“Penutupan jembatan Sungai Alalak diharapkan bisa secepat mungkin. Untuk kontrak kerja pekerjaaan pembangunan jembatan itu dua tahun, yakni sampai Desember 2020,” katanya.

Dijelaskan Andika, jembatan Sungai Alalak harusya ditutup pada 25 Februari lalu.

Dengan penundaan penutupan itu, pekerjaan pembangunan Jembatan Sungai Alalak ada potensi molor atau keterlambatan.

“Jika tidak segera ditutup, maka pekerjaan pembangunan jembatan Sungai Alalak akan makin molor,” katanya.

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved