Perempat Final Liga Champions, Akankah Juventus Jadi Korban Ajax Amstersdam Setelah Real Madrid?

Ajax Amsterdam yang didominasi oleh pemain muda mampu membuat sang juara bertahan harus meninggalkan panggung Liga Champions

Perempat Final Liga Champions, Akankah Juventus Jadi Korban Ajax Amstersdam Setelah Real Madrid?
TWITTER.COM/AFCAJAX
Dusan Tadic bersama pemain Ajax Amsterdam merayakan kemenangan atas Real Madrid dalam babak 16 besar Liga Champions di Estadio Santiago Bernbeu, Selasa (5/3/2019) 

TRIBUNKALTENG.COM - Kemenangan telak atas Real Madrid di fase gugur membuat Edwin van der Sar yakin Ajax Amsterdam mampu singkirkan Juventus di perempat final Liga Champions.

Tidak banyak yang menyangka jika Ajax Amsterdam mampu menyingkirkan Real Madrid setelah kalah 1-2 pada pertandingan leg pertama 16 besar di Johan Cruijff Arena.

Ajax Amsterdam yang didominasi oleh pemain muda mampu membuat sang juara bertahan harus meninggalkan panggung Liga Champions lebih awal.

Ujian besar kembali menanti Ajax di perempat final di mana mereka sudah ditunggu oleh raksasa Italia, Juventus.

Kesuksesan Ajax tersebut disambut oleh direktur umum klub, Edwin van der Sar.

Van der Sar optimistis Ajax mampu menyingkirkan Juventus berkaca dari hasil luar biasa melawan Real Madrid.

"Kami senang akhirnya lolos ke perempat final. Kami mampu bermain di level tertinggi melawan Madrid dan kami yakin mampu mengulanginya lagi saat melawan Juventus," kata Van der Sar dikutip BolaSport dari Sport Mediaset.

"Kami sangat yakin mampu mengalahkan Juve. Kami memiliki pemain muda yang semakin berpengalaman dengan kehadiran Dusan Tadic dan Daley Blind dalam tim."

Minggu Ini di Liga Italia, Inter Milan Vs Lazio, Mauro Icardi akan Kembali Bermain Bela Nerazzurri

"Melawan tim-tim besar dan mampu mengalahkan mereka, tentu menambah kepercayaan diri tim. Juventus menjadi target kami selanjutnya," ujar Van der Sar menambahkan.

Mantan kiper Ajax, Juventus, dan Manchester United tersebut juga menyebut keberadaan Cristiano Ronaldo yang pernah menjadi rekan setimnya akan menjadi sangat vital.

Van der Sar menilai Ronaldo akan mati-matian membantu Juventus menang dan lolos ke babak selanjutnya.

"Cristiano Ronaldo akan berusaha kembali bugar dan siap membantu Juve lolos hingga meraih gelar juara, tetapi kami memiliki Matthijs de Ligt yang siap mengganggunya," kata Van der Sar.

Pertemuan Ajax melawan Juventus seperti mengulang partai final Liga Champions 1996, di mana waktu itu Van der Sar cs gagal juara setelah kalah adu penalti dengan skor 2-4.

Dua belas tahun kemudian, Van der Sar akhirnya mampu mengangkat trofi Liga Champions ketiganya bersama Manchester United usai mengalahkan Chelsea lewat drama adu penalti yang berkesudahan 6-5.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com

Editor: Halmien
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved