Kabar Palangkaraya

Anggota Organda di Palangkaraya Ramai-ramai Gabung Bisnis Angkutan Berbasis Aplikasi

sekitar 1.500 orang anggota organda bergabung dalam layanan aplikasi seperti grab yang selama setahun sudah operasional di Palangkaraya

Anggota Organda di Palangkaraya Ramai-ramai Gabung Bisnis Angkutan Berbasis Aplikasi
Sriwijaya Post/Haris Widodo
Ilustrasi -Para sopir ojek online 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Masuknya organisasi atau perkumpulan usaha layanan aplikasi angkutan penumpang di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, ternyata dimanfaatkan anggota organisasi angkutan darat (Organda) setempat.

Pemesanan taksi atau jasa layanan angkutan penumpang secara manual selama ini dinilai kurang optimal dalam mendapatkan hasil sehingga banyak anggota Organda yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah bergabung dengan menggunakan layanan aplikasi seperti grab.

Beberapa pemilik armada mengaku lebih memilih menggunakan jasa aplikasi dalam memberikan pelayanan kepada penumpang, karena lebih cepat dan mudah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam mendapatkan layanan antar jemput.

Dibagi Tiga Zona, Ini Daftar Besaran Tarif Ojek Online yang Berlaku Mulai 1 Mei 2019

Inter Milan Kalahkan Lazio Bisa Bantu AC Milan Masuk 4 Besar Liga Italia ke Liga Champions 2020

Detik-detik Pratu Kreku Buang Senjata dan Bujuk KKB Serahkan Diri, Ini Videonya

"Memang lebih cepat dan banyak dapat penumpang, dalam sehari bisa mencapai sepuluh kali panggilan, menggunakan aplikasi lebih efektif dibanding dengan manggil melalui telepon selular atau telepon rumah, karena penghubung utama melalui aplikasi," ujar Haris, salah satu anggota Organda yang memakai layanan aplikasi tersebut, Jumat (29/3/2019).

Sementara itu, Ketua Organda Kalteng, Lodewyk CH Iban, mengakui sekitar 1.500 orang anggota organda bergabung dalam layanan aplikasi seperti grab yang selama setahun sudah operasional di Palangkaraya dalam melayani pelanggannya.

"Kami akan atur lagi, jika semua anggota organda memang masuk dalam aplikasi tersebut, sangat dimungkinkan akan diatur zona-zona operadionalnya, agar tidak mengganggu operasional armada angkutan yang sebelumnya sudah ada, kami akan atur sehingga sama-sama dalam mencari rezeki," ujar Anggota DPRD Kalteng ini.

(Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved