Tergiur Tawaran Lowongan Kerja di Medsos, Ternyata Malah Dipekerjakan di Panti Pijat

Peristiwa ini bermula pada 1 September 2018 saat terdakwa Febi memasang sebuah iklan lowongan pekerjaan di akun miliknya.

Tergiur Tawaran Lowongan Kerja di Medsos, Ternyata Malah Dipekerjakan di Panti Pijat
Tribunnews Batam, Elhadif Putra
Ilustrasi - Tergiur Tawaran Lowongan Kerja di Medsos, Ternyata Malah Dipekerjakan di Panti Pijat 

TRIBUNKALTENG.COM, BANDAR LAMPUNG - Febi Yuliana (18) tak mampu menahan air mata sesaat mendengar suara palu hakim yang memvonisnya 5 tahun penjara.

Dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun, penyalur tenaga kerja pijat plus-plus Sorong tak kuasa menahan air mata.

Febi Yuliana adalah warga Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Rawa Laut, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung.

Ia menjadi terdakwa human trafficking dan harus menghabiskan waktunya dibalik jeruji besi selama lima tahun.

Akun Instagram Diduga Terkait Perdagangan Peremouan, Korban Dapat Tawaran Ini

Penetapan 1 Ramadan 1440 H, PP Muhammadiyah: Awal Puasa Senin 6 Mei 2019, Idul Fitri 5 Juni 2019

Bayaran Rp 80 Juta, Rian Subroto Harus Menunggu Sebulan agar Bisa Menyewa Vanessa Angel

Febi harus menjalaninya setelah Majelis Hakim Pengadilan (PN) Kelas IA Tanjungkarang menyatakan terbukti secara sah melakukan perekrutan untuk mengekploitasi manusia.

"Mengadili dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan," ungkap Majelis Hakim Ketua Masriyati.

Putusan Febi ini lebih ringan dua tahun dibandingkan dengan tuntunannya.

Yang mana Febi dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabi'in pidana kurungan selama 7 tahun.

"Tuntuannya tujuh tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider enam bulan penjara," ungkap Sabiin.

Dalam dakwaannya, Febi Yuliana telah menjual wanita berinisial NEP (19) warga Bumiwaras untuk menjadi pekerja panti pijat plus-plus di Sorong, Papua Barat.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved