Pilpres 2019

Survei Litbang Kompas: Prabowo Gerogoti Kandang Banteng, Jokowi Menguat di Jabar-Banten

Strategi menyerang yang dilakukan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, dinilai efektif menggerogoti suara pasa

Survei Litbang Kompas: Prabowo Gerogoti Kandang Banteng, Jokowi Menguat di Jabar-Banten
Warta Kota
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ketika pencabutan nomor urut Capres dan Cawapres Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9). Jokow-Ma'aruf Amin mendapat No 01, sementara Prabowo-Sandi No 02. 

Meski tipis, hal serupa juga terjadi pada Prabowo-Sandi.

Elektabilitas Prabowo - Sandiaga Uno turun 2,5 persen di Banten-Jawa Barat (Jabar).

Di Jawa Barat -Banten, pada survei Kompas Oktober 2018, suara Prabowo -Sandiaga Uno 50,2 persen dan Jokowi -Maruf Amin 39,3 persen.

Namun pada survei Maret 2019, suara Prabowo - Sandiaga Uno menjadi 47,7 persen dan suara Jokowi - Maruf Amin mencapai 42,1 persen.

Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, menilai, pada kampanye rapat umum, kedua kubu cenderung akan menerapkan strategi berbeda.

Jokowi-Amin akan lebih fokus mengamankan basis utama mereka karena ada penurunan cukup besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sementara itu, Prabowo-Sandi tetap akan bergerak ke basis lawan.

”Penurunan Prabowo -Sandiaga Uno tidak sebesar penurunan Jokowi-Amin di basisnya sehingga Prabowo-Sandi akan terus berekspansi di luar basis,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Arya melihat strategi yang diterapkan kedua kubu untuk menyerang basis lawan sebenarnya sudah berjalan cukup efektif.

Hanya saja, muncul anomali bahwa basis mereka juga turut digerogoti, terutama bagi kubu Jokowi-Amin.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved