Pilpres 2019

Berfoto Pose Dua Jari Sambil Pegang Stiker Prabowo-Sandi, Enam Guru Honorer Dipecat

Berfoto dengan pose dua jari serta pamer stiker calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno berbuntut pemecatan.

Berfoto Pose Dua Jari Sambil Pegang Stiker Prabowo-Sandi, Enam Guru Honorer Dipecat
(Facebook about Tangerang)
Foto enam orang yang diduga ASN di Provinsi Banten memegang stiker Prabowo viral di media sosial, Senin (18/3/2019) 

TRIBUNKALTENG.COM, SERANG - Aksi enam guru honorer di Kabupaten Tanggerang, Banten yang viral setelah berfoto dengan pose dua jari serta pamer stiker calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno berbuntut pemecatan kepada ke enam orang guru honorer tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin mengatakan, keenam guru tersebut dipecat satu hari setelah foto tersebut viral di media sosial pada Senin (18/3/2019).

"Iya betul dipecat, diberhentikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, karena pengangkatan oleh dinas," kata Komarudin saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (21/3/2019).

Laga Seru Liga Inggris Pekan ke-32 Pertemukan Liverpool vs Tottenham

Pimpin HIPMI Kalteng, Hartanto Berharap Bisa Berkiprah di Pusat

Identitas Mayat Mengapung di Sungai Mantarat Kapuas Hulu Bernama Ari, Polisi Selidiki Kematiannya

Komarudin menyebut, enam guru tersebut merupakan tenaga honorer di SMAN 9 Kabupaten Tangerang. Sementara tempat pengambilan foto dilakukan di salah satu ruangan di sekolah.

Dari analisis foto yang dilakukan dan berdasarkan laporan kronologi dari yang bersangkutan, kata Komarudin, foto tersebut diambil secara sengaja, karena diarahkan.

Keenamnya juga disebut melanggar aturan lantaran menggunakan atribut seperti seragam dan juga terdapat logo Provinsi Banten di bagian lengannya.

"Kalau non-ASN tidak ada pilihan, turun pangkat tidak ada pangkat. Itu sudah perjanjian antara pemberi kerja dan pekerja, ketika ada kode etik hal yang di luar kepatutan, pilihannya hanya itu," kata dia.

Komarudin mengatakan, pemecatan enam guru tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku. Dimana salah satunya tidak boleh berkampanye di lembaga pendidikan termasuk sekolah.

"Ini kan kejadiannya di sekolah, dan kedua mereka walaupun non-ASN tapi digaji dari APBD, apalagin pakai seragam. Kalau tidak ada tindakan khawatir seolah ASN tidak netral," ujarnya.

Hacker Bocorkan Video Mesra Hilda Vitria & Kriss Rendaman di Air, Berpelukan di Alam Terbuka

Temuan Kapal Karam Berusia 2.500 Tahun di Sungai Nil Ungkap Kebenaran Tentang Perahu Mesir Kuno

Sebelumnya, tersebar sebuah foto yang diduga aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Banten tengah berpose dua jari sambil pamer stiker Prabowo-Sandi.

Foto tersebut menampilkan enam orang berseragam coklat khas PNS dengan logo Pemerintah Provinsi Banten.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Guru Honorer di Tangerang Dipecat karena Foto Pose Dua Jari Sambil Pegang Stiker Prabowo-Sandi"

(Penulis : Kontributor Banten, Acep Nazmudin)

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved