Kabar Kalsel

Tiga Rumah di Pantai Hambawang Ludes Terbakar, Polisi Sebut Asal Api Dari Kompor

Api kembali mengamuk dan menghanguskan tiga unit rumah di Telaga Jingah RT 12 RW 03 Kelurahan Pantai Hambawang Barat.

Tiga Rumah di Pantai Hambawang Ludes Terbakar, Polisi Sebut Asal Api Dari Kompor
(istimewa/BPBD HST)
Kebakaran di Pantai Hambawang. 

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI -  Api kembali mengamuk dan menghanguskan tiga unit rumah di Telaga Jingah RT 12 RW 03 Kelurahan Pantai Hambawang Barat Kecamatan Labuhan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/3/2019)

Tak hanya rumah, bahkan satu unit usaha bengkel juga ikut terbakar. Bagian depan kabin  truk tangki bahan bakar minyak juga dilahap api.

Tiga unit rumah tersebut yakni milik Fahrin, Rahmadi, dan Sri Marsiti.

Jemur Padi di Tepi Jalur Selatan Kebumen, Seorang Petani Tewas Diseruduk Moge

Ini Jadwal Kualifikasi Piala Eropa 2020 Matchday 1, Tampilkan Laga Big Match Belanda vs Jerman

Jelang Pencoblosan, Ini Elektabilitas Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi Menurut 3 Lembaga Survei

Rumah Fahrin bertingkat dua berbahan kayu, rumah ini juga digunakanannya sebagai bengkel kerjanya. Rumah ini ludes terbakar beserta beberapa perlengkapan bengkel termasuk bagian depan truk tangki yang terparkir di halaman rumahnya.

Rumah Rahmadi juga ludes terbakar. Untungnya, rumah Sri Marsiti hanya bagian belakangnya saja.

Api berasal dari bagian belakang rumah Fahrin. Saksi mata, Mahrita, mengatakan jika api membesar dari belakang rumah Fahrin.

Sedangkan, Fahrin saat itu sedang asik memperbaiki truk. Fahrin mengaku jika truk tersebut sudah 15 hari di rumahnya untuk diperbaiki.

Kapolsek Labuan Amas Selatan, Heriadi, membeberkan penyebab kebakaran berasal dari dapur Fahrin yang saat itu sang istri Risnawati lupa mematikan kompor.

Anggota Brimob Gugur di Nduga Anak Buruh Pelabuhan di Nunukan, Kapolda Kaltara Datangi Rumah Duka

Siapkan Diri Hadapi Ujian Nasional, Ini Jadwal dan Klik Link Kisi-kisi Soalnya

"Dia mengantar anak ke sekolah," katanya.

Berdasarkan penghitungan sementara kerugian mencapai Rp 200 juta.

Kepala Badan Penanggunalangan Bencana Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Ali Fahmi, mengaku sudah memberikan bantuan darurat bencana berupa kebutuhan pokok.

"Sore tadi kami serahkan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved